Aswad Syam
Aswad Syam

Minggu, 18 Oktober 2020 17:13

Samsul, pelaku pemerkosaan terhadap seorang ibu di Aceh, dan membunuh putra korban.
Samsul, pelaku pemerkosaan terhadap seorang ibu di Aceh, dan membunuh putra korban.

Pemerkosa Sadis di Aceh Dikabarkan Meninggal Dunia

Pemerkosa sadis yang membunuh putra korbannya di Aceh, dikabarkan meninggal.

LANGSA, BUKAMATA -Samsul (36), pemerkosa sadis yang membunuh putra korbannya di Aceh, dikabarkan meninggal dunia, Minggu, 18 Oktober 2020.

Pria warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Atim itu, sebelumnya ditangkap polisi, setelah membunuh bocah 9 tahun berinisial R dan memperkosa ibu korban berinisial DA (28), Jumat, 9 Oktober 2020 lalu.

Dia sempat lari dan bersembunyi di hutan. Namun dibekuk pada Minggu, 11 Oktober 2020. Dia dihadiahi timah panas. Karena sempat melawan petugas dengan samurai.

Kabar meninggalnya pelaku Samsul, beredar cepat di media sosial facebook, whatsapp dan IG. Dilansir dari Waspada, wartawan yang menghubungi pihak rumah sakit mendapatkan kejelasan tentang benarnya informasi itu. Hanya saja, sumber di rumah sakit meminta tak disebutkan identitasnya.

“Benar pelaku pembunuhan dan pemerkosaan meninggal dunia pukul 08:45,” tutupnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, pelaku Samsul, masuk ke rumah korban DA, saat suami DA sedang melaut. Samsul langsung memperkosa DA. Namun saat hendak memperkosa, DA berteriak minta tolong. Hanya saja, karena rumah warga yang jauh dari pemukiman, di dalam kebun sawit, sehingga tidak ada warga yang mendengar teriakan tersebut.

Namun saat korban berusaha melawan tersangka, anak korban R (9) terbangun. Dia ikut berteriak melihat pelaku. R juga berusaha melawan pelaku yang hendak memperkosa ibunya.

Namun saat itu, pelaku membacok anak korban berulang kali kemudian memasukannya ke dalam goni.

Selanjutnya pelaku membawa korban dan anak korban jauh ke dalam kebun sawit. Di pinggir sungai, korban dengan posisi kaki dan tangan diikat, kembali diperkosa pelaku.

Namun saat pelaku turun ke sungai, korban berhasil melarikan diri. Dia awalnya menggendong putranya. Dia berencana meminta bantuan ke warga. Namun karena tidak sanggup menggendong anaknya yang sudah di dalam goni, DA meninggalkannya di lokasi kejadian. Korban DA juga mengalami luka sayat di telapak tangan kanan dengan luka 6 jahitan.

Kemudian, Samsul yang diringkus aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat setempat di tempat persembunyiannya, Minggu pagi (11/10/2020), dihadiahi tiga tembakan terukur yang dilakukan aparat saat hendak melawan petugas.

Jasad R ditemukan di sungai pada Minggu sore, 11 Oktober.

#Pembunuhan #Pemerkosaan #Aceh

Berita Populer