Redaksi
Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2020 20:36

Ilustrasi
Ilustrasi

Miris, Bocah yang Adang Pemerkosa Ibunya Ditemukan Tewas di Sungai

S memang sadis. Selain memperkosa DA, dia juga membunuh putra korban yang berusia 9 tahun.

ACEH, BUKAMATA - R (9), berdiri mengadang ketika pelaku S (46) hendak memperkosa ibunya, DA (28). Saat itu, bocah R memang hanya berdua dengan ibunya DA.

Sang ayah memang sedang tak di rumah, di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur, ketika pelaku S menyelinap masuk ke dalam rumah. Itu pada Jumat malam, 9 Oktober 2020.

Dia lalu membacok R dengan samurai. Kemudian memperkosa DA di samping tubuh R yang berlumur darah.

Usai melakukan aksi bejatnya, S kabur. Dia membawa R yang terluka parah. Dua hari dicari, S diciduk di sebuah hutan di desa Alue Gadeng, Minggu pagi, 11 Oktober 2020. Dia sedang memegang samurai. Namun tak berdaya saat dibekuk polisi, TNI dan warga.

S sempat bungkam saat ditanya keberadaan R. Namun, tim yang mencari, akhirnya menemukan R sudah menjadi mayat. Ditemukan di sungai. Ada sejumlah luka bacok, sayatan, serta tusukan pada tubuh korban.

"Mayat korban ditemukan tadi sekitar pukul 15.40 WIB di seputaran sungai Desa Alue Gadeng, Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur, dalam keadaan masih memakai pakaian lengkap," kata Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo, Minggu (11/10/2020).

Pencarian jenazah korban dilakukan polisi dibantu BPBD serta masyarakat setempat. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Langsa untuk divisum.

Ada sepuluh luka bacok, sayatan, dan tusukan pada tubuh korban. Di antaranya di pundak kiri, leher, bahu, dada, tangan, hingga jari. Lebar luka tersebut berkisar 0,5-8 sentimeter.

"Penyebab kematian korban, putusnya nadi besar di sebelah kiri," ungkap Arief.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemerkosaan #Pembunuhan

Berita Populer