Tolak Omnibuslaw, Mahasiswa di Parepare Sandera Truk Kontainer
Aksi demosntrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja, juga berlangsung di Parepare. Mahasiswa yang tergabung dalam Afarat, menyandera kontainer lalu berorasi di atasnya.
PAREPARE, BUKAMATA -- Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Fraksi Rakyat (Afarat) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menggelar aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI.
Afarat yang merupakan gabungan dari beberapa Perguruan tinggi di Kota Parepare, menggelar aksi dengan menutup jalur trans Sulawesi di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Rabu (7/10/2020).
Sebuah truk kontainer yang melintas, juga disandera oleh mahasiswa. Mereka menggelar orasi di atas mobil.
"Kami mendesak Presiden mengeluarkan Perpu pembatalan Omnibuslaw, mendesak setiap fraksi di DPRD Parepare membuat penolakan Omnibuslaw. Pemerintah fokus penanganan COVID-19, menuntut pengesahan RUU PKS serta menuntut adanya reformasi agraria," tutur Ahmad Riechardy selaku jenderal lapangan aksi.
Hingga saat ini, mahasiswa masih melakukan blokade jalan dengan menyandera truk kontainer. Aksi rencananya akan berlanjut di Kantor DPRD Kota Parepare.
Penulis: Hana
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
