LAMPUNG, BUKAMATA - Ayah penusuk Syekh Ali Jaber, M. Rudi (45), tetap bersikukuh, putranya Alpin Andrian (24), menderita gangguan jiwa.
“Gangguan mental. Ya, masih sampai sekarang juga,” ujar Rudi, saat kembali dimintai keterangan oleh penyidik Polresta Bandarlampung, Senin (14/9/2020) lalu.
Menurutnya, dari tahun 2017, Alpin pernah seminggu dirawat di rumah sakit jiwa.
Warga Sukajawa, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung ini menambahkan, saat insiden, dirinya sedang ada di rumah. Ia tidak tahu kalau Alpin berada di Masjid Falahuddin. “Pas ke lokasi (masjid), dia sendiri. Saya masih di rumah,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung, mengaku belum menemukan arsip rekam medis Alfin Andrian. Kabag Humas RSJ Lampung, David mengatakan, pihaknya sudah memeriksa arsip rekam medis hingga empat tahun terakhir. Namun tidak ada nama Alfin.
“Kita sudah memeriksa arsip rekam medis hingga mundur empat tahun. Nama yang bersangkutan tidak terdata,” kata David mewakili Direktur RSJ Lampung dr. Ansyori, dikutip dari Radarlampung.co.id.
Sementara itu, akun instagram Alpin Andrian telah dibajak. Hacker memposting percakapan DM yang membuktikan kalau Alpin tidak gila.
OTE : AKUN INI SENGAJA DI-HACK!
AGAR SEMUA TAU PEMILIK ASLI AKUN “Alpin Andria” TIDAK GILA!, tulis akun tersebut.
BERITA TERKAIT
-
Polisi Pastikan Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Pelaku Rencanakan Pembunuhan
-
Polisi Abaikan Klaim Gangguan Jiwa Penusuk Syekh Ali Jaber
-
Giliran Ustaz Syafiq Basalamah yang Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Kata Keluarga, Penusuk Syekh Ali Jaber Stres Gara-gara Ibu Nikah Lagi
-
Ini Keterangan Dokter Soal Kejiwaan Penusuk Syekh Ali Jaber