Muh. Taufik
Muh. Taufik

Selasa, 15 September 2020 22:26

Ketua KPU RI, Arief Budiman foto bareng dengan Komisioner KPU Makassar, saat berkunjung ke Sulawesi selatan.
Ketua KPU RI, Arief Budiman foto bareng dengan Komisioner KPU Makassar, saat berkunjung ke Sulawesi selatan.

Dihadapan Awak Media, Ketua KPU RI Pastikan Penundaan Pilkada itu tidak ada

Soal penundaan itu tidak ada, cuma metodenya harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19

MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi desakan masyarakat yang meminta Pilkada Serentak 2020 ditunda karena pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia.

Ketua KPU RI, Arief Budiman pastikan bahwa penundaan Pilkada itu tidak ada.

“Soal penundaan itu tidak ada, cuma metodenya harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19”, ujar Arief Budiman kepada awak media saat bertandang di KPU Sulsel.

Secara terpisah Komisioner KPU Kota Makassar divisi Parmas, SDM, Endang Sari mengatakan bahwa KPU Kota Makassar saat ini telah mempersiapkan tahapan selanjutnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar.

“Jadi selanjutnya penetapan Paslon pada tanggal 23 bulan ini (September) yang dilanjukan dengan pengundian nomor urut (tanggal 24/9/2020)”, jelas Endang kepada awak media saat mendamping KPU RI bertandang di KPU Sulsel. Selasa, (15/9/2020).

Untuk tanggal 25 September 2020, kata Endang, pihak penyelenggara akan melakukan pembagian zona kampanye yang dilanjutkan deklarasi kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 pada malam hari.

“Dan tentunya kita akan libatkan semua kandidat dan stakeholder yang terlibat dalam Pilkada Makassar. Dan, kita juga akan melakukan deklarasi politik damai serta tolak politik uang”, kata Endang.

Selain itu, penyelenggara berharap agar semua kandidat beserta stakeholder yang terlibat dalam Pilwalkot Makassar 2020 bisa berkomitmen. Maka dari itu, harus patuh kepada protokol kesehatan dan PKPU 10 tahun 2020.

“Nah, untuk lokasi undiannya, kami masih mendiskusikannya. Intinya, lokasi ini harus kondusif dan luas. Tapi, sesuai aturan PKPU, kami hanya akan mengundang 100 orang untuk mnghadiri ini, dan itu sudah termasuk Paslon”, tegas Endang.

Bukan hanya itu, KPU Kota Makassar juga akan tetap mengundang partai politik, pihak Kepilisian dan TNI tentunya.

#KPU Makassar #Pilkada Serentak 2020