Redaksi : Senin, 14 September 2020 08:15
Syekh Ali Jaber (kiri), pelaku penikaman (kanan).

LAMPUNG, BUKAMATA - Minggu, 13 September 2020. Sekira pukul 16.30 WIB. Syekh Ali Jaber sedang mengisi ceramah di TPQ Masjid Falahuddin, Tanjung Karang, Bandar Lampung, ketika tiba-tiba seorang pemuda berbaju biru menyeruak massa dan lari ke atas panggung.

Dia mencabut pisau, lalu mengarahkan ke dada Syekh Ali. Untung Syekh Ali berkelit, sehingga pisau itu menancap di lengan kanan pendakwah itu.

Beberapa jemaah lalu menangkap pelaku. Syekh Ali mencabut pisau yang menancap di lengannya. Pisau itu terlepas dari gagangnya.

Usai mencabut pisau, Syekh Ali lantas mengimbau ke jemaah. "Jangan dipukul, serahkan saja ke polisi," ujarnya.

Beberapa jemaah lalu mengamankan pelaku ke salah satu ruang di masjid Falahuddin. Mereka menginterogasinya hingga polisi datang.

"Saya kasihan lihat jemaah memukuli dia, saya bilang jangan dipukuli, serahkan saja ke polisi. Kemudian, pelaku diamankan ke ruang masjid," ujar Syekh Ali saat diwawancarai TV One.

Pelaku adalah Alpin Andria (24). Saat diinterogasi, pelaku mengaku disuruh seseorang untuk menusuk dada Syekh Ali.

"Saat diinterogasi, pelaku bilang ada yang nyuruh tusuk bagian dada. Terus tak lama datang bapaknya. Dia bilang anaknya sudah 4 tahun kurang waras," ujar Dede, salah seorang saksi mata.

Ayah pelaku, M Rudi (49) bilang, anaknya sudah 4 tahun mengalami gangguan jiwa.

Menurut Dede, pelaku adalah warga sekitar. Tinggal di belakang masjid. Selama ini kata Dede, pelaku sehat-sehat saja.

Seorang tetangga lainnya juga menyebut pelaku selama ini sehat-sehat saja. Istri pelaku kata tetangga itu, baru saja melahirkan. "Mungkin memang ada yang suruh dengan bayaran, mengingat pelaku tidak ounya kerjaan dan istrinya baru saja melahirkan," ujarnya.

Sementara itu, beberapa warganet mengaku heran. "Kalau orang gila, kok dari sekian ratus orang bisa milih sasarannya ustaz," tulis seorang warganet.

Peristiwa penusukan itu terjadi kemarin. Sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Syekh Ali Jaber mengisi tausiyah penamatan hafiz di TPQ Falahuddin. Beberapa jemaah mengabadikan ceramah Syekh.

Dalam satu video terlihat, di atas sebuah panggung berkarpet hijau, Syekh Ali Jaber sedang duduk di kursi. Ada meja di depannya. Di belakangnya, spanduk acara tahfiz.

Saat itu, Syekh Ali Jaber sedang mengundang seorang bocah perempuan naik ke atas panggung. Lagi berbincang, ketika seorang remaja berbaju biru lari dari kerumunan massa, naik ke atas panggung, lalu menghujamkan ke dada Syekh. Namun, Syekh menghindar hingga pisau itu menikam lengan kanan pendakwah itu.

Beberapa orang lantas sigap menangkap remaja itu. Detik-detik penikaman itu terekam dalam video amatir. Syekh Ali Jaber terluka di lengan kanan dan dilarikan ke puskesmas terdekat.

"Jadi benar ada kejadian penusukan dari seorang pelaku di tengah kegiatan masyarakat yang bersifat keagamaan dengan mengundang Syekh. Pasakegiatan itu, terjadi penusukan yang dilakukan seseorang yang tidak dikenal," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Minggu (13/9/2020).

Menurut Kombes Zahwani, Syekh Ali Jaber ditusuk saat sedang mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung.