LAMPUNG, BUKAMATA - Polresta Bandar Lampung, sudah memeriksa intensif Alpin Adria (24), pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Status tersangka pun sudah disandangnya.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyaari mengatakan, hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung, dugaan motif tersangka Alpin melakukan tindakan tersebut, lantaran terbayang-bayang dengan wajah Syekh Ali Jaber.
Di hadapan penyidik, pemuda ini mengaku sering melihat Syekh Ali Jaber di televisi.
“Pemeriksaan dari tersangka tadi malam dalam pengakuannya dia itu rasanya merasa sering melihat di televisi itu aja. Sehingga dia merasa terbayang-bayangi wujud atau fisik Syekh Ali Jaber, sehingga dia melakukan tindakan tersebut. Itu yang ada di alam pikiran dia,” ungkap Pandra, Senin (14/9/2020).
“Makanya ini harus sesuai dong antara fakta yang terjadi maupun dari keterangan tersangka kan harus sesuai,” imbuhnya.
Polisi kata Pandra, berencana melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan tersangka. Pasalnya, dari keterangan orangtua tersangka, pemuda berusia 24 tahun itu mengalami gangguan kejiwaan sejak 2016 silam.
“Tetapi tersangka termasuk barang bukti yang ada sudah diamankan, bahkan tersangka masih ditahan sampai saat ini. Kami tetap akan memproses secara hukum, dan tentunya proses secara hukum ini didasari juga dalam keadaan sehat jasmani dan rohani terhadap tersangka,” pungkasnya.
Penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, terjadi Minggu, 13 September 2020, saat Syekh Ali mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Kota Bandarlampung.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.15 WIB. Saat itu, Syekh Ali Jaber sedang menggelar kuis bacaan Alfatiha. Seorang bocah perempuan mendapatkan hadiah sepeda. Keduanya naik ke panggung, hendak berfoto dengan Syekh. Sayang kameranya tidak bagus. Syekh lalu hendak meminjam ponsel jemaah. Saat itulah pelaku lari dari arah jemaah, naik ke panggung. Syekh Ali mengira pelaku hendak meminjamkan ponsel. Ternyata dia menghunus pisau dan ditusukkan ke arah dada Syekh Ali. Untung Syekh Ali sempat mengelak, sehingga pisau mengenai lengannya.
Rencananya, tersangka akan diperiksa kejiwaannya di Biddokkes Polda Lampung hari ini.
“Belum bisa dipastikan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Kita sudah koordinasi dengan Biddokkes Polda untuk cek kondisi kejiwaan yang bersangkutan,” kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Terbakar Api Cemburu, Dua Perempuan Paruh Baya di Bone Bertikai, Berujung Penikaman
-
Satreskrim Polres Bone Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman di Sirkuit Balap
-
Usai Tikam Rekan Sendiri Pakai Badik, Pria di Bone Kabur dan Kini Dikejar Polisi
-
Kesal Sering Diumpat, Pemuda di Maros Tikam Rekannya saat Pesta Miras
-
Seorang ASN di Gorontalo Tikam Warga, Polisi Selidiki Motif Pelaku