BUKAMATA - Kapten pilot perempuan pertama Indonesia, Indah Yuliani alias Cipluk, dikabarkan meninggal dunia.
Kabar meninggalnya Cipluk ini beredar di aplikasi pesan WhatsApp. Ikatan Pilot Indonesia (IPI) kemudian membenarkan kabar tersebut.
"Iya betul (meninggal)," kata Wakil Ketua Umum IPI, Rama Noya, Sabtu (12/9/2020).
Beredar kabar juga almarhumah meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Rama mengaku mendapatkan informasi tersebut, namun ia juga mendapatkan informasi dari rekan-rekannya.
"Informasi yang beredar benar (positif corona). Saya sendiri belum mendapat info secara langsung. Hanya dari WAG (WhatsApp Group) dengan info yang ada," ungkap Rama.
Cipluk merupakan lulusan Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara (LPPU) Curug --atau kini Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI)-- angkatan 28 tahun 1979.
Ia memulai karier bersama PT Bouraq Indonesia Airlines. Setelah itu, Cipluk melanjutkan kariernya sebagai pilot di PT Airfast Indonesia.
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Ketentuan Surat Edaran Perjalanan Domestik di Masa Pandemi
-
Resmi, Presiden Jokowi Sampaikan Langsung Pelonggaran Pemakaian Makser