BUKAMATA - Otoritas medis di Melbourne, Victoria, Australia, mengumumkan ada 63 kasus baru harian Covid-19 dan lima korban meninggal pada Ahad, 6 September 2020
Pemerintah Kota Melbourne, Australia hari ini memutuskan memperpanjang karantina wilayah yang ketat di kota terbesar kedua di Australia itu selama dua pekan ke depan.
Sebelumnya penduduk Melbourne dijadwalkan mulai boleh keluar dari masa karantina wilayah mulai pekan depan, namun kondisi saat ini memaksa mereka harus menjalani perpanjangan karantina. Perdana Menteri Negara Bagian Victoria Daniel Andrews mengatakan, karantina wilayah saat ini akan tetap berlaku hingga 28 September.
"Jika kami membuka lockdown ini terlalu cepat, maka kemungkinan besar kami tidak akan benar-benar bisa membukanya lagi sama sekali- kami baru memulai gelombang ketiga," katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari laman South China Morning Post, minggu, (6/92020).
"Dan kami akan kembali masuk dan keluar dari pembatasan, masuk dan keluar dari lockdown, sebelum akhir tahun."
Pada hari Minggu di Victoria hanya ada 63 kasus baru dan 5 yang tewas setelah masa puncak di negara bagian itu mencapai angka lebih dari 700 kasus positif. Namun pejabat kesehatan mengambil langkah hati-hati.
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Ketentuan Surat Edaran Perjalanan Domestik di Masa Pandemi
-
Resmi, Presiden Jokowi Sampaikan Langsung Pelonggaran Pemakaian Makser