Redaksi
Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2020 12:50

Irjen Paulus Waterpauw
Irjen Paulus Waterpauw

Ini Identitas Pecatan TNI yang Bunuh Staf KPU Yahukimo

Seorang pecatan TNI kini jadi buronan. Itu setelah dia ditetapkan DPO kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo.

YAHUKIMO, BUKAMATA - Daftar Pencarian Orang dikeluarkan Polres Yahukimo terhadap Ananias Yalak alias Senat Soll. Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw memperlihatkan fotonya. Dia diduga kuat sebagai pembunuh staf KPU Yahukimo, Henry Jovinski, (25).

"Tersangka belum tertangkap, namun sudah ada indikasi kuat terhadap pelaku atas nama Ananias Yalak alias Senat Soll," ujar Irjen Paulus dalam jumpa pers di Aula Polres Yahukimo, Jumat malam, (28/8/2020).

Menurut Irjen Paulus, ciri-ciri pelaku didapatkan dari hasil pemeriksaan saksi berinisial KM. Dalam konferensi pers itu, Irjen Paulus, didamping Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi. Pasalnya, Ananias Yalak diduga anggota TNI yang dipecat karena terlibat perdagangan senjata secara ilegal.

Paulus menjelaskan, hasil dari olah TKP telah cukup dilakukan. Juga proses reposisi oleh DitresKrimum Polda Papua, Satreskrim Polres Yahukimo dengan dibantu jajaran Dit Intelkam Polda Papua dan Sat Intelkam Polres Yahukimo.

"Polres Yahukimo yang dibantu TNI sangat serius dalam menangani kasus ini, dimana seluruh Jajaran Reskrim Polda, Polres, Intelijen Polda, Polres dan TNI turut membantu untuk mengungkap kasus ini," tegas dia.

Paulus kemudian menyebut ada dua DPO. Ananias dan rekannya. Keduanua disangkakan pasal primer yaitu Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP, subsider pasal 351 ayat (3) KUHP, di mana dengan sengaja direncakan menghilangkan nyawa orang lain, dengan hukuman mati, atau penjara selama 20 tahun.

"Kami akan tegakkan hukum, kami meminta seluruh elemen masyarakat khususnya di Distrik Dekai, untuk membantu kami, serahkan pelaku, laporkan kepada kepolisian. Jika tidak maka kami akan terus melakukan pencarian secara paksa dan tegas," tutur Paulus.

Henry dibunuh awal Agustus lalu. Saat itu, dia sedang mengantarkan obat ke istrinya. Berboncengan dengan temannya, KM, ketika merek dicegat pria berambut gimbal dan seorang rekannya.

Tiba-tiba mereka menikam Henry dengan sangkur. Untunglah KM cepat lari, sehingga lolos dari pembunuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan #Papua Barat

Berita Populer