BUKAMATA, GOWA - Lintas Event (Live) Celebes yang merupakan perkumpulan pekerja kreatif Sulawesi Selatan seperti event organizer (EO), wedding organizer (WO), talent, vendor dan lainnya melaksanakan Kongres I di Padivalley Pattallassang, Rabu (5/7/2020).
Kegiatan yang dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan, Muhammad Rusdi mengaku Pemkab Gowa sangat mendukung asosiasi tersebut apalagi dilaksanakan di Gowa yang secara tidak langsung akan mengangkat potensi daerah yang ada.
"Pastinya kami mendukung terlebih jika nantinya para EO, WO,dan talent ini banyak melakukan kegiatan di wilayah Gowa yang akan memperkenalkan potensis seperti kebudayaan, pariwisata dan lainnya," ungkap Rusdi.
Pada kesempatan itu dia tak lupa mengingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan jaga jarak ditengah pandemi ini karena penularan Covid-19 di Gowa belum melandai.
"Selamat berkongres dan patuhi protokol kesehatan, semoga yang tergabung dalam Live banyak mengadakan kegiatan di Gowa setelah pandemi," harap Rusdi.
Sementara Ketua Panitia Live Celebes, Muhammad Yusuf Ahmad yang juga dari EO Klimaks Event mengatakan kegiatan ini diikuti sebanyak 95 brand baik yang terdiri dari perusahaan maupun perseorangan (talent).
Selain itu dia membeberkan, Kabupaten Gowa salah satu daerah favorit pelaksanaan kegiatan atau event selama ini.
"Tempat yang paling sering dilakukan event setelah Makassar adalah Gowa karena tempatnya representatif," kata Yusuf Ahmad.
Ia berharap melalui lintas event ini, bisa menjadi partner pemerintah dalam melaksanan suatu kegiatan dan menjadi acuan di masa new normal atau setelah Covid-19 nantinya.
"Live ini sebagai rumah besar penggiat event di Sulsel, sehingga nantinya semoga kami dan pemerintah bisa bersinergi dalam melakukan kegiatan dimasa yang akan datang," pungkas Yusuf Ahmad.
TAG
BERITA TERKAIT
-
KPH Jeneberang Bantah Terjadi Perambahan Hutan di Gowa
-
Rawan Eksploitasi, Aktivis Lingkungan Sorot Perubahan Status Kawasan Hutan di Bawakaraeng
-
Dibabat Habis di Hulu, Puluhan Hektare Hutan Lindung di Gowa Gundul Akibat Ilegal Logging
-
Filosofi di Balik Logo Baru HJG Ke-705: Ujung Badik, Embun, dan Tangan Pakarena
-
Pemprov Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program Mandiri Benih Kentang di Gowa