Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di pilkada
BUKAMATA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelenggaraan Pilkada Serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 nanti agar aman dari Covid-19.
“Karena penyelenggaraan pilkada ini diselenggarakan di tengah situasi pandemi yang kita harapkan tetap berjalan secara demokratis, luber jurdil, tapi yang paling penting adalah tetap aman Covid,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan pelaksanaan pilkada serentak di Istana Merdeka, Rabu (5/8/2020).
Jokowi pun menekankan agar penyelenggaraan pilkada harus semakin berkualitas dan juga memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat baik para petugas, peserta, dan juga pemilih. Agar aman dari Covid, penerapan protokol kesehatan menjadi kunci utama sehingga tak menimbulkan adanya klaster baru saat penyelenggaraan pilkada nanti.
“Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di pilkada sehingga tidak nantinya menimbulkan klaster baru atau gelombang baru dari Covid yang kontra produktif,” jelasnya.
Penyelenggaraan pemilu baik nasional maupun lokal di masa pandemi ini juga telah dilakukan oleh beberapa negara lainnya seperti Singapura, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan. Jokowi pun menekankan, baik pemerintah dan KPU memberikan perhatian dan prioritasnya terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam pilkada nanti.
“Sehingga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman dan yang kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik,” tambah dia.
Jokowi mengatakan, penyelenggaraan pilkada di masa pandemi ini justru harus dimanfaatkan untuk melakukan berbagai terobosan dan inovasi baru.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33