Ulfa
Ulfa

Senin, 03 Agustus 2020 17:11

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Uang dan Foto Bugil Tak Cukup, Pria Ini Perkosa 4 Gadis

Saat melancarkan aksinya itu dia memajang foto perempuan dan mengaku sebagai HRD.

BUKAMATA - Aksi seorang pria bernama Suherman (24) terbilang nekat. Dia melakukan penipuan terhadap 11 orang gadis dengan iming-iming lowongan kerja.

Mirisnya, empat orang di antara 11 gadis asal Kabupaten Bandung Barat itu, bahkan menjadi korban perkosaan. Sedangkan 7 orang lainnya hanya sebatas dimintai foto bugil oleh pelaku.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan menawarkan lowongan pekerjaan di salah satu pabrik dengan iming-iming bisa langsung diterima. Pelaku memanfaatkan media sosial Facebook untuk menjaring korbannya.

Saat melancarkan aksinya itu dia memajang foto perempuan dan mengaku sebagai HRD. Suherman juga berjanji memasukan korban kerja dengan syarat menyetor sejumlah uang.

"Jadi 11 gadis ini korban penipuan pelaku. Dia minta korban setor uang kalau mau kerja di pabrik. Penawaran itu dilakukan melalui Facebook dan WhatsApp, si pelaku berpura-pura jadi HRD," kata Yoris, Senin (3/8/2020).

Setelah korban menyetorkan uang, pelaku kemudian meminta para korban mengirimkan juga foto bugil. Alasannya, foto itu merupakan salah satu rangkaian tes fisik.

"Dimanfaatkan pula oleh pelaku ini minta foto bugil korban. Katanya syarat tes fisik dan tes keperawanan. Karena korban mungkin sudah sangat ingin bekerja, akhirnya dituruti lah permintaan pelaku," terangnya.

Bahkan, aksi pelaku berlanjut hingga meminta korban bertemu lalu melakukan perkosaan. Pelaku melakukan perkosaan di kosan milik temannya dan juga di perkebunan.

"Karena sudah setor foto bugil, pelaku mengancam korban akan menyebarkan fotonya kalau tidak menurut. Akhirnya korban bertemu pelaku dan terjadilah aksi perkosaan tersebut. Jadi pelaku ini memang sangat bisa membujuk korbannya," ucapnya dilansir detikcom.

Tidak terima, para korban kemudian membuat laporan ke Polres Cimahi. Setelah membentuk tim dan melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap 30 Juli lalu di Cililin, KBB.

SA, salah satu korban Suherman, mengaku tak menyangka dirinya menjadi korban penipuan dengan menyetorkan sejumlah uang dan mengirimkan foto bugil pada pelaku.

"Saya transfer ke pelaku itu Rp 1,5 juta karena dia minta untuk uang administrasi. Terus dia minta foto bugil untuk syarat tes fisik, ya nurut saja karena saya butuh kerjaan. Tapi ternyata itu penipuan," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemerkosaan