Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Banjir bandang di Lutra telah menimbulkan puluhan korban jiwa, puluhan lainnya hilang. Presiden Jokowi mengungkapkan bela sungkawanya.
JAKARTA, BUKAMATA - Belasan nyawa yang melayang akibat banjir bandang di Luwu Utara, Sulsel, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka. Ucapan duka itu diungkap Presiden Jokowi di akun instagramnya, Jumat, 17 Juli 2020.
"Saya menyampaikan dukacita yang dalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini, dan kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberiNya kesabaran dan kekuatan," tulis Jokowi.
Bencana banjir Masamba dan wilayah lain di Luwu Utara kata Jokowi, menimpa di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19.
"Di tengah upaya kita menangani pandemi Covid-19, bencana lain menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Curah hujan tinggi pada hari Senin 13 Juli lalu, telah membawa banjir bandang dari hulu sungai ke Kecamatan Masamba, yang membuat sebagian kawasan kota di kecamatan itu tertutup lumpur pasir, menimbulkan kerusakan rumah-rumah dan bangunan publik," tambah Jokowi.
Presiden Jokowi mengaku telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, untuk turun langsung menangani banjir Masamba. Dia meminta Basuki segera memulihkan kondisi di Masamba.
"Dari Jakarta, saya telah memerintahkan Menteri PUPR untuk segera turun ke Luwu Utara bekerja sama dengan Pemerintah Sulawesi Selatan, TNI, Polri, Basarnas dan BPBD setempat, melakukan upaya penanganan darurat, dan segera memulihkan kondisi Masamba," kata Jokowi.
Banjir bandang di Luwu Utara, terjadi Senin (13/7/2020) tengah malam. Update per Kamis, 16 Juli 2020, pukul 17.30 Wita, jumlah pengungsi ada 3.627 kepala keluarga, dengan 14.483 jiwa. Mereka dari Kecamatan Sabbang ada 238 KK, 927 jiwa, Kecamatan Masamba: 1937 KK, 7748 jiwa, dan Kecamatan Baebunta: 1452 KK, 5808 jiwa.
Data Korban Meninggal Dunia:
1. Gandi (L/35) Pontanden -> RS Andi Jemma
2. Askar (L/49) Pontanden -> RS Andi Jemma
3. Nahmu (L/47) Radda -> RS Hikmah
4. Dra. St. Wahyu (P/63) Sapek -> RS Andi Jemma
5. Sabarina (P/56) Pontanden -> RS Andi Jemma
6. A. Nina Saad (P/23) Pontaden ->
7. Mahmud (L/47) Radda -> RS Hikmah
8. Disya (10) Masamba -> RS Hikmah
9. NN , Kmp Kurra -> RS Hikmah
10. Amri (L/43) Bone Tua -> RS Hikmah
11. NN , Radda -> RS Hikmah
12. NN , Radda -> RS Hikmah
13. Muh. Idris(L/85) Massamba Affair -> RS Hikmah
14. Putra Adrean (L/18) Petambua -> RS Hikmah
15. NN, Patila - PKM Baebunta
16. A. Nabil Wais - Pontaden RS. A. Djemma.
17. Yanti (P/28) Radda
18. Nurmiati (P/50 thn)
19. Marwiah (P/60 thn)
20. Baharuddin/kakek pelot (L/70 thn)
21.NN (Perempuan/anak)
Data Korban Luka-Luka :
1. Nursia (P/44) Radda
2. Windi Lifriandi (P/26) Bone Tua, Masamba
3. Heril (L/28) Radda
4. Hera Hedrian (L/17)
5. Wahyuni (P) Radda
6. H. Syamsu (L) Radda
7. Jelita Busor (P) Radda
8. Kadir (L) Radda
9. Salsa (P) Masamba
10. Wardah (P) Masamba
(Dirawat di RSUD Masamba)
Data korban yang dilaporkan hilang :
1.Rahmat Hidayat
2.M Fadli
3.Reskly Nurdana
4.Franky
5.Farhat
6.Purwanto
7.Anisa Purnama Sari
8.Brigpol Zalmanul Farid
9.Astutika Putri
10.Muh Hafidzh
11.A Ahmad (Wella Salon)
12.Cucu Baharuddin
13.St Nurhalima
14.Jarah
15.Yunda
16.Anwar Ashari
17.Suarni
18.Nurul Ashari
19.Hardiyanti Anwar
20.Nurnaningsih
21.Anak 1 Nurnangsih
22.Anak 2 Nurnangsih
23.Muh Sadi
24.Sri Mulyani
25.Naima
26.Lia Lestari
27.Aisyah Lia Suharman
28.Ahmad Ridwan
29.Fitriawati Kalili
30.Wulan
31.Sultan
Data kerusakan infastruktur :
1. Sekolah 9 unit
2. Rumah warga terdampak 4.202 unit
3. Rumah ibadah 13 unit (masjid 12, gereja 1)
4. Fasilitas kesehatan 1 unit puskesmas, 1 unit lab. Kesda, 1 unit psc
5. Kantor pemerintah 8 unit
6. Jalan nasional rumah sakit-tugu masamba affair 0,8 km
7. Jalan lingkar kota masamba 4,2 km
8. Jalan nasional tugu coklat – sd radda 1 km
9. Ruas radda – meli 4,6 km
10. Ruas jalan sabbang – tallang (segmen malimbu) 1 km
11. Ruas masamba – kamiri 1,2 km
12. Jembatan beton desa kamiri 1 unit/bentang 35 M
13. Jembatan gantung dusun pongo desa malimbu 1 unit/bentang 100 M
14. Jembatan gantung dusun padang desa malimbu 1 unit/ 75 M
15. Jembatan gantung desa maipi 1 unit/bentang 75 M
16. Jembatan gantung desa meli 3 unit/bentang 60 M
17. Jembatan gantung kamiri 1 unit/bentang 50 M
18. Jembatan beton maroa desa maipi 1 unit/bentang 10 M
19. Fasilitas umum/RTH 2 unit/taman sulikan dan tama pintar
20. Jaringan pipa air bersih 100 M
21. Bendung irigasi desa radda 2 unit bentang 60 M
22. Pasar tradisional 1 unit
23. Unit usaha mikro 61 unit
24. Unit perbankan 2 unit (BTPN-BRI)
25. Unit usaha perbengkelan 4 unit
26. Bandara 1 unit
27. Rujab bupati/wakil bupati 2 unit
28. Lahan pertanian 219 Ha
29. Lahan perkebunan 241 Ha
30. Hewan ternak sementara assessment
Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan bencana:
1. Basarnas Makassar 20 orang
2. BPBD Lutra 20 orang
3. TNI 70 orang
4. POLRI 50 orang
5. POLAIR Mks 5 orang
6. SAR BRIMOB 20 orang
7. BPBD Palopo 10 orang
8. DAMKAR Palopo 15 orang
9. DAMKAR Luwu 20 orang
10. DAMKAR Lutim 8 orang
11. TAGANA Lutra 15 orang
12. SAR UNHAS 11 orang
13. SAR UNM 8 orang
14. SARSOS KARANG TARUNA 4 orang
15. SAR PEMUDA Makassar 3 orang
16. SAR PANGKEP 5 orang
17. SAR PINRANG 4 orang
18. SAR ANTARIKA MKS 1 orang
19. SAR Saweregading Palopo 6 orang
20. SAR Sorowako Lutim 20 orang
21. SAR Malili 7 orang
22. SAR Hidayatullah 65 orang
23. SAR Ligas Lutim 20 orang
24. SAR Sosial 3 orang
25. KSR Sakura Makassar 3 orang
26. BPBD Maros 9 orang
27. Pramuka Peduli 2 orang
28. Pramuka Peduli Luwu 14 orang
29. Makassar Rescue 7 orang
30. Mapala Teknik UNM 1 orang
31. Aliansi Batu Peduli 15 orang
32. Gamapal 12 orang
33. Mapala UMI 15 orang
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33