BUKAMATA - Seorang gadis berinisial SMP (17), menjadi korban pemerkosaan. Pelakunya ayah trinya, Paeri (82).
Kejadian tersebut bermula pada 2016 lalu. Saat ibu korban menikah lagi dengan pelaku. Saat itu, usia korban 13 tahun.
Namun, di tahun 2017 istri pelaku jatuh sakit karena stroke, sehingga istri pelaku tidak mampu memenuhi kebutuhan seksual Paeri.
"Lalu satu setengah tahun yang lalu saat korban kelas 2 SMP, korban ditarik oleh pelaku ke kamar. Pelaku menggatakan ia ingin berhubungan badan sedangkan ibunya tidak mampu, maka anaknya harus menggantikan peran ibunya," Kasat Reskrim Polres Malang, Tiksnarto Andaru Rahutomo, Jumat (26/6/2020).
Saat itu korban sempat menolak, namun pelaku mengancam dia tidak mau mengurusi ibunya yang sakit jika korban tidak mau disetubuhi.
"Dari rasa takut tersebut, korban dicabuli oleh pelaku di dalam kamar lain yang tidak ditempati ibunya," beber Andaru.
Aksi bejat Paeri terungkap saat dia meminta bersetubuh lagi kepada korban, pada tanggal 23 dan 24 Juni 2020.
"Saat itu korban bercerita pada temannya, dan temannya bercerita pada orang tuanya. Lalu orang tua teman korban meminta bertemu dengan korban," ujar Andaru.
Hingga akhirnya, kejadian ini sampai di telinga kakak kandung korban yang sudah berkeluarga dan hidup terpisah dari korban.
"Lalu kakak korban berbicara dengan perangkat desa, dan pelaku diamankan kemarin siang di kantor polisi," jelas Andaru.
Sementara itu, Paeri mengakui jika dirinya sudah memperkosa anak tirinya sebanyak 20 kali. "Awalnya biasa. Ya saya ajak gitu untuk menggantikan ibunya yang sudah sakit 4 tahun," ucapnya.
Paeri mengaku memperkosa korban dengan alasan kebugaran tubuh. "Saya ingin menyempurnakan nafkah badan," ujarnya.
Bahkan, Paeri mengatakan lebih baik bersetubuh dengan anaknya daripada dengan PSK (Pekerja Seks Komersial). "Bilangnya 'ya gimana nak daripada aku cari PSK ya mending sama kamu. Ibu ya tidak bisa dipakai," ucapnya datar.
BERITA TERKAIT
-
Ayah di Luwu Perkosa Anaknya, Ulah Bejatnya Terbongkar Gara-gara Ini
-
Hasil Liga 1: Imbang 2-2 Lawan Persela, Posisi PSM Makassar Belum Aman
-
Pria di Palopo Tega Rudakpasa Anak Tirinya
-
Cabuli Anaknya Sejak 2015, Seorang Ayah Diamankan Polisi
-
Dihadapan Polisi, Seorang Ayah Akui Rudapaksa Anaknya Enam Kali Sampai Hamil