AMBON, BUKAMATA - Sebuah video berdurasi 1 menit 4 detik. Sejumlah warga menggerebek pesta minuman keras (miras) di kantor desa. Terjadi di Kantor Desa Pasahari, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.
Peserta pesta miras adalah sejumlah staf desa. Viral setelah diunggah di media sosial Facebook oleh akun, Miino Ngidiho Tuasamu, pukul 21.12 WIT, Rabu 17 Juni 2020.
Diketahui, selesai pembagian BLT, ada minum-minum di kantor desa. Ada ketua Saniri dan pegawai staf kantor camat.
Baca Juga :
Dalam video tersebut, terlihat sekitar tujuh warga mendatangi kantor kantor desa, dan menemukan lima pria dewasa sedang duduk mengitari meja kecil. Di atas meja itu, terdapat beberapa kaleng minuman keras jenis Bir.
Beberapa warga juga ikut mengabadikan momen tersebut lewat handphone yang dibawa. Meskipun didatangi warga, lima orang yang ternyata adalah staf desa dan perwakilan kecamatan itu, terlihat hanya duduk diam saja. Sedangkan satu dari lima orang tersebut berdiri, berusaha menenangkan warga.
Dari percakapan yang terekam di dalam video, warga keberatan kantor desa mereka dijadikan sebagai lokasi pesta Miras. Warga juga menuding staf desa tidak mempedulikan kepentingan masyarakat, dan asyik miras usai pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT).
"Cepat foto, ini staf desa dan staf kecamatan sedang pesta Miras usai pembagian BLT. Kantor desa dijadikan sebagai tempat pesta Miras," ucap salah satu warga dalam video itu.
Sementara itu, Raja Negeri Pasahari, Muhamad Husen dikutip todayline, tidak membantahnya.
"Memang ada warga yang datang terkait dengan penyerangan di perusahaan, dan kebetulan ada beberapa Saniri negeri yang duduk sambil minum bir beberapa kaleng,"ungkap Husen.
Menurut Husen, ada beberapa kaleng bir kosong di kantor desa. Minuman bir itu dikonsumsi oleh beberapa staf negeri usai pembagian BLT kepada masyarakat.
"Selesai pembagian BLT, ada minum-minum di kantor desa. Ada ketua Saniri dan pegawai staf kantor camat yang mewakili camat membuka pembagian BLT tahap dua," ucapnya.