Redaksi : Selasa, 16 Juni 2020 13:55
Pasien dipulangkan paksa dari Klinik Bhakti Padma, Blora.

BLORA, BUKAMATA - Selasa, 16 Juni 2020. Pukul 09.00 WIB. Klinik Bhakti Padma Blora di Jalan Blora-Randublatung KM 4 Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Blora, dipadati warga yang diduga keluarga 14 pasien Covid-19 klaster Temboro yang dirawat di klinik itu.

Sejumlah aparat gabungan dari Satpol PP, polisi dan BPBD juga sempat berjaga di tempat itu.

Para keluarga pasien, memaksa agar keluarganya yang dirawat di klinik itu untuk bisa dipulangkan hari ini juga.

"Pihak keluarga meminta paksa agar pasien baik yang masih positif swab COVID ataupun yang sudah negatif swab untuk dirawat di rumah," ujar Direktur RSUD dr Soetijono Blora, dr Nugroho Adiwarsono, Sp OG dikutip dari Detik, Selasa (16/6/2020).

Untuk diketahui Klinik Bhakti Padma merupakan tempat yang dipilih oleh Pemkab Blora untuk merawat pasien virus Corona. Para pasien yang diminta paksa pulang oleh keluarganya itu, kata Nugroho, merupakan pasien Corona dari klaster Pondok Al-Fatah, Temboro, Magetan, Jawa Timur.

"Total ada 14 pasien dari klaster Temboro yang dirawat di klinik Bhakti Padma. 11 orang masih dinyatakan positif swab dan 3 orang (sempat positif Corona) sudah dinyatakan negatif swab. Semua dipulangkan," kata Nugroho.

Nugroho mengatakan pihaknya sudah memberi pengertian kepada keluarga pasien, bahwa membawa pulang pasien yang masih hasil swab-nya masih positif sangat membahayakan.

"Namun yang terjadi mereka tetap meminta paksa agar pasien itu dibawa pulang, apapun syaratnya mereka menyanggupi. Ya mau gimana lagi, dari pada terjadi keributan. Kita perbolehkan," jelasnya.

Para pasien akhirnya diperbolehkan pulang di waktu yang tak bersamaan mulai sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka pulang dengan kendaraan pribadi.

Setelah keluar, para pasien meneriakkan kalimat takbir yang disambut kembali dengan takbir oleh pihak keluarga yang sudah menunggu. Suasana kondusif. Aparat gabungan juga sudah ditarik dari lokasi.

TAG