BANTAENG, BUKAMATA - Jumat malam, 12 Juni 2020. Sekitar pukul 19.00 Wita. Haerul bin Fatta Hamma (14), seorang penjual ikan asal Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng, sementara berjalan dengan kakaknya Arif Bin Fatta Hamma dari rumah.
Mereka menuju ke pasar untuk menyelamatkan peti ikannya dari banjir. Namun di perjalanan tepatnya di dekat gudang toko Baba William, korban terperosok masuk di got.
Kebetulan ada penutup got yang berlubang, karena telah rusak. Tidak kelihatan karena tertutup aliran arus air yang deras. Kakak korban tidak sempat menyelamatkannya.
Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri kepada Bukamata mengungkapkan, sekitar pukul 00.00 Wita, korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi di sepan Sekolah SD Be'lang, Kelurahan Bonto yang berjarak kurang lebih 300 meter dari lokasi jatuhnya korban di dalam got.
"Selanjutnya, korban langsung dibawa oleh pihak keluarga di rumah saudaranya lelaki Arif Bin Fatta Hamma di Jl Lingkar Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu," ungkap Kapolres.
BERITA TERKAIT
-
Relawan Salurkan Bantuan Mendesak untuk 430 Jiwa Terdampak Pascabencana di Aceh Timur
-
Update Bencana Sumatera, 1.135 Meninggal Dunia, 173 Orang Masih Dinyatakan Hilang
-
Hamka B Kady Pastikan Penanganan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Prioritas Nasional
-
Rob Terjang Kepulauan Seribu, Empat RT Terdampak
-
Termasuk Sulsel, Curah Hujan Sangat Tinggi Berpotensi di Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Siaga