BUKAMATA, GOWA - Curah hujan yang tinggi tidak hanya melanda Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng. Hal tersebut juga terjadi di Kabupaten Gowa.
Hujan mengguyur Kabupaten Gowa sejak kemarin siang hingga hari ini, Sabtu (13/6/2020) siang.
Jajaran kepolisian Polres Gowa, mengimbau masyarakat agar dapat mengantisipasi terjadinya bencana alam, seperti banjir dan longsor.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat, kondisi bendungan Kareloe dibit airnya cukup tinggi, tidak menutup kemungkinan di Bendungan Bili Bili juga akan terjadi hal yang sama
Untuk kondisi Kabupaten Gowa hingga saat ini tetap aman, dan debit air di bendungan Bili Bili hingga tanggal 13 juni 2020 pukul 07.00 WITA berada di bawah normal yakni pada Elevasi 98. 07 MDPL.
Untuk dalam keadaan normal berada pada level +99.50 MDPL, waspada +100.00 MDP dan bila level waspada berada pada level +101.60 MDPL kemudian bila elevasi awas akan berada pada Elevasi +103.00 MDPL
Kapolres Gowa AKBP Boy Samola menginstruksikan kepada seluruh bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada masyarakat yang berada disepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada dan bila terjadi ketinggian air agar segera mencari tempat aman.
"Saya berharap imbauan dari Polres Gowa dapat ditindaklanjuti seluruh lapisan masyarakat khususnya yang berada di sepanjang bantaran sungai maupun yang daerahnya rawan dari bahaya longsor," pungkas Boy Samola.
Penulis: Adel Cendekia
TAG
BERITA TERKAIT
-
KPH Jeneberang Bantah Terjadi Perambahan Hutan di Gowa
-
Rawan Eksploitasi, Aktivis Lingkungan Sorot Perubahan Status Kawasan Hutan di Bawakaraeng
-
Dibabat Habis di Hulu, Puluhan Hektare Hutan Lindung di Gowa Gundul Akibat Ilegal Logging
-
Filosofi di Balik Logo Baru HJG Ke-705: Ujung Badik, Embun, dan Tangan Pakarena
-
Pemprov Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program Mandiri Benih Kentang di Gowa