GOWA - Kamis, 28 Mei 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 19.50 Wita. Pria bernama Muh Said melintas di Jalan Poros Gowa-Takalar, tepatnya Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Muh Said bersama anaknya Arifuddin dan keponakannya Wiwi (22) dan Fadel (39), rencananya akan melakukan kunjungan ke keluarga dalam rangka Idulfitri di Kabupaten Jeneponto.
Tiba-tiba dalam perjalanan, dia melihat istrinya, Mariati sedang menjual semangka di sebuah kios milik FT (42), pria yang disebut kawin lari dengan Mariati pada 5 Mei 2019.
Said kemudian memutuskan untuk mendatangi kios tersebut. Rupanya, sang istri kaget. Mariati lalu berlari ke arah FT.
Said kemudian berusahan menemui sang istri, namun pelaku tidak terima kemudian mencabut badik lalu menikam Said.
Melihat ayahnya ditikam, anak korban dan keponakannya hendak menolong. Namun naasnya, Wiwin bersama Fadel ikut ditikam pelaku.
Pelaku bersama Mariati kemudian kabur. Sementara para korban lalu dibawa ke puskesmas Bajeng. Namun korban Wiwin dinyatakan meninggal dunia di puskesmas.
Sementara Said bersama Fadel dirujuk ke Rumah Sakit Syech Yusuf Kabupaten Gowa untuk mendapat perawatan medis.
"Korban Wiwin meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya saat ini dirujuk ke rumah sakit," kata Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan, Jumat (29/5/2020).
Kata dia, kasus saat ini sementara dalam penyelidikan Polres Gowa. "Petugas masih melakukan pencarian dan pengajaran terhadap pelaku," bebernya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Terbakar Api Cemburu, Dua Perempuan Paruh Baya di Bone Bertikai, Berujung Penikaman
-
Satreskrim Polres Bone Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman di Sirkuit Balap
-
Usai Tikam Rekan Sendiri Pakai Badik, Pria di Bone Kabur dan Kini Dikejar Polisi
-
Kesal Sering Diumpat, Pemuda di Maros Tikam Rekannya saat Pesta Miras
-
Seorang ASN di Gorontalo Tikam Warga, Polisi Selidiki Motif Pelaku