Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Dalam video yang beredar, terdengar sejumlah orang berbicara dengan bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin. Namun, tidak diketahui jelas identitas jenazah yang dilarung ke laut tersebut.
BUKAMATA - Media sosial kembali digegerkan dengan video berisi pelarungan diduga jenazah ABK asal Indonesia dari kapal penangkap ikan asing.
Dalam video yang beredar di Facebook, terdengar sejumlah orang berbicara dengan bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin. Namun, tidak diketahui jelas identitas jenazah yang dilarung ke laut tersebut.
Terkait hal itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan, KBRI Beijing dan KBRI Nairobi saat ini sedang mencari informasi ke otoritas setempat mengenai dugaan kejadian pelarungan jenazah yang disebut-sebut terjadi menimpa anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal ikan berbendera Cina, Lu Qing Yuan Yu 623.
"Belum diketahui secara jelas identitas jenazah yang dilarung maupun rekan-rekan kerja almarhum. Informasi sementara menyebutkan para ABK berasal dari Indonesia dan lokasi pelarungan di perairan Somalia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI BHI) Kemlu, Judha Nugraha, Minggu (17/5/2020).
Kemlu RI kata Judha, telah menghubungi akun sosmed yang pertama kali mengunggah video tersebut. Belum ada informasi lebih detil yang diperoleh sejauh ini.
"KBRI Beijing dan KBRI Nairobi juga tengah mencari informasi mengenai kejadian ini kepada otoritas setempat," bebernya dilansir Okezone.
Sebelumnya, Kemlu RI juga telah mengonfirmasi kematian tiga ABK WNI di kapal penangkap ikan China, Long Xin 629 dan Long Xin 604, antara Desember 2019 dan Maret 2020.
Jasad ketiga ABK WNI tersebut dilarung atau dihanyutkan ke laut dengan perintah kapten kapal. Video pelarungan jasad ABK WNI ini juga sebelumnya ramai di medsos dan menuai kecaman banyak pihak.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33