Ulfa
Ulfa

Senin, 11 Mei 2020 16:25

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pria Ini Tebas Bayi hingga Tewas Usai Ngamuk Minta Bantuan Covid-19

Pria Kabupaten Malang tega membunuh seorang bayi. Pemicu dia kesal karena tidak mendapat bantuan covid-19.

BUKAMATA - Senin, 11 Mei 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 08.00 WIB. Seorang pria bernama Sudi (40), membuat berjalanan sambil membawa sebilah sabit.

Dia mencari Kepala Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, karena kecewa tidak mendapat bantuan Covid-19. Sudi bahkan meminta bantuan Rp 5 miliar dari desa.

Dalam perjalanannya, Sudi, yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berlari ke belakang rumah warga.

Tanpa permisi, dia masuk ke dalam rumah tersebut. Di dalam rumah itu terbaring seorang balita berinisial V (1,5). Sementara orang tua bayi itu sedang keluar.

Tiba-tiba saat melihat bayi malang itu, Sudi mebebas V di dagu dengan menggunakan sabit. Korban meninggal dunia di tempat.

Setelah melukai V, Sudi pun keluar dari rumah tersebut dan bertemu kakak dan kakek bayi tersebut, yang langsung membacok membabi-buta.

“Waktu itu, pelaku langsung membabi buta. Kakak korban yang habis bermain tak jauh dari rumah juga ikutan ditebas seketika,” kata Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono.

Beruntung, kakek dan kakak korban nyawanya masih bisa diselamatkan. Keduanya sekarang dalam perawatan di Rumah Sakit. Sedangkan, pelaku diamankan dan dibawa ke RSJ Lawang.

“Korban sekarang masih dalam perawatan. Mereka mengalami luka di kepala. Untuk pelaku dibawa ke RSJ Lawang untuk melakukan pembinaan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bayi Meninggal