Redaksi : Selasa, 05 Mei 2020 10:32
Ilustrasi

SINJAI, BUKAMATA - Minggu, 3 Mei 2020. Malam itu, jarum jam menunjukkan pukul 23.00 Wita. JH (33), tengah tertidur di rumahnya di Dusun Tamah Tekko, Desa Bulutellue, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.

Tiba-tiba dia terbangun. Di kamar, dia tak mendapati istrinya. Dia hanya melihat anaknya terlelap.

JH menajamkan pendengaran. Dia mendengar suara kresek-kresek dari kamar sebelah. Dia mengendap-endap lalu mendobrak pintu kamar.

Di dalam kamar, istri JH berinisial IJ (30), tengah bugil dengan kakak kandung JH, pria berinisial AB. Istri JH buru-buru mengenakan celana dalamnya. Mereka lalu lari keluar kamar.

IJ lari ke kamar mertuanya. "Nanti saya potong lehermu kalau begini kelakuanmu," ujar JH geram.

Dia lalu mengambil badik jenis Pangari, lalu menghujamkan ke arah istrinya. Wanita itu menangkis dengan tangan. Akibatnya tangan IJ nyaris putus. Melihat itu, AB berusaha melerai, badik Pangari pun mendarat di perutnya.

Keduanya dilarikan ke rumah sakit. AB dirawat di RS Sinjai. Sementara IJ dirujuk ke rumah sakit di Makassar karena luka yang parah.

Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan membenarkan adanya peristiwa itu. "Iya betul (gara-gara selingkuh). Makanya terbawa emosi suaminya karena selingkuh dengan kakak kandungnya sendiri," ujar Iwan.

IJ kata Iwan, mengalami luka robek pada tangan kiri dan tangan kanan sampai nyaris putus. Sedangkan AB, mengalami luka robek pada tangan kiri dan perut.

JH kata Iwan, sudah diamankan di Mapolres Sinjai.