Modal Imbang dari Bali United, Semen Padang Tantang PSM Makassar dengan Percaya Diri
02 Februari 2026 15:18
Sadis. Hanya karena sakit hati, Lia tega menghabisi nyawa anak tirinya yang baru berusia 5 tahun.
PINRANG, BUKAMATA - Senin, 20 April 2020. Lia (51), subuh itu hilir mudik di depan rumah Angga, di Lappa-lappae, Pinrang. Rumah itu sedang direnovasi.
Di dalam rumah, ada Angga dan putra bungsunya, Haikal (5). Keduanya tertidur pulas.
Seorang tetangga yang masih terjaga isai salat subuh, memergoki Lia. "Cari siapa Bu?" tanya tetangga penuh curiga. Lia memang berdomisili di Sidrap. Jadi tidak dikenal warga setempat.
"Cari rumah keluarga saya," ujar Lia sambil pura-pura menyebutkan sebuah nama.
"Pulang saja bu, tidak ada di sekitar sini. Apalagi sekarang kita lagi isolasi," ungkap tetangga tersebut.
Lia pura-pura pergi. Tetangga kembali masuk ke dalam rumahnya.
Rupanya Lia mengintai dari jauh. Saat tetangga masuk ke dalam rumah, Lia menyelinap cepat masuk ke rumah suaminya, Angga.
Lia adalah istri pertama Angga. Keduanya sempat pisah. Angga lalu menikah hingga 4 kali. Haikal adalah putra Angga dari pernikahan yang ke-4.
Belakangan, Lia dan Angga rujuk kembali. Namun hubungan mereka tak harmonis. Penyebabnya, Lia cemburu. Angga lebih menyayangi dan memperhatikan Haikal. Dari situ, timbullah niat Lia untuk menghabisi Haikal.
Di dalam rumah, Lia mengendap-endap ke kamar. Dia mengambil ponsel Angga, STNK mobil dan motor suaminya itu. Lalu pelan-pelan membopong tubuh Haikal yang sedang pulas.
Dia mengeluarkan sepeda motor ke jalan sambil menaruh Haikal di depannya. Dia lalu melajukan sepeda motor pergi ke arah Sidrap.
Di tengah perjalanan, Haikal terbangun. Dia melihat ada wanita asing yang membawanya. Dia menangis. Lia menghentikan sepeda motor di dekat jembatan. Dia lalu menuntun Haikal ke tengah jembatan. Di situ, dia mendorong tubuh Haikal ke sungai.
Tubuh mungil bocah itu, lalu lenyap tergulung arus.
Sepuluh hari kemudian, tepatnya Kamis, 30 April 2020, tubuh Haikal ditemukan tanpa kepala di saluran irigasi yang berada di Kelurahan Lakessi, Maritengngae, Sidrap, Sulawesi Selatan.
Jasad korban lalu dibawa ke RSUD Nene Mallomo Sidrap. Mendengar ada mayat bocah ditemukan tanpa kepala, Lia datang menjenguk. Tingkahnya mencurigakan.
Anggota Satreskrim Polres Sidrap yang berjaga-jaga di lokasi, menangkap gelagat mencurigakan dari Lia. Dia lalu digiring ke Mapolres Sidrap untuk diinterogasi.
Awalnya menyangkal. Namun saat diperlihatkan beberapa bukti, juga keterangan dari saksi kunci yang melihat dia hilir mudik pada hari bocah itu hilang, Lia akhirnya mengakui. "Saya sakit hati pak, dia lebih memperhatikan anaknya dari pada saya," alasan Lia membunuh Haikal.
Demikian disarikan dari keterangan Kasatreskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika dan Kasatreskrim Polres Pinrang, AKP Dharma Negara Perwira kepada media.
Saat ini, kasus tersebut ditangani Polres Sidrap. Tersangka Lia sudah ditahan di Mapolres Sidrap.
02 Februari 2026 15:18
02 Februari 2026 13:53
02 Februari 2026 13:45
02 Februari 2026 13:44
02 Februari 2026 13:39
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43