Ulfa : Sabtu, 02 Mei 2020 18:34
Ilustrasi.

BUKAMATA - Anggota DPRD di Kabupaten Gresik terdaftar menjadi penerima mantuan langsung tunai (BLT) khusus orang miskin dari pemerintah.

Dia adalah Muhammad Hamzah Takim dari Partai Golkar. Data itu beredar di media sosial.

Padahal sesuai peruntukan, BLT yang bersumber dari progam jaring pengaman sosial (JPS) itu untuk warga yang ekonominya terdampak virus corona.

Yakni warga yang kehilangan pekerjaan atau dipecat karena wabah virus corona. BLT yang diterima senilai Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan. 

Hamzah Takim yang namanya diperbincangkan mengaku tidak tahu jika dirinya mendapatkan BLT orang miskin. Namun sesuai nama-nama yang disebutkan, dia menduga data itu berasal dari Dinas Perikanan Gresik.

“Data itu data lama tahun 2015 yang mestinya digunakan untuk Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pengajuan pupuk untuk petani tambak,” kata Hamzah, Sabtu (2/5/2020).

Kemudian terkait data yang tidak sesuai kriteria penerima bantuan, Hamzah menyebut Dinas Perikanan teledor. Apalagi ini berkaitan dengan bantuan terdampak virus corona. Mestinya pemerintah lebih teliti kembali agar tidak salah sasaran.

“Dalam daftar itu juga ada nama-nama orang yang sudah meninggal. Jadi memang itu data lama yang tidak diperbarui,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Khoirul Anam saat dikonfirmasi membenarkan jika data yang tersebar di publik itu memang salah. Pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi kepada Bapedda Gresik.

“Iya benar itu data belum terverifikasi, kemarin penyuluh perikanan memberikan data lama. Saat ini data sudah kami perbaiki, orang yang menerima BLT memang warga yang terdampak,” katanya.