Redaksi
Redaksi

Senin, 27 April 2020 13:48

Ilustrasi
Ilustrasi

"Saya Sudah Bunuh Anak Kita," Telepon Istri Sambil Genggam Pisau Berdarah

Seorang ibu kandung menghujamkan pisau berkali-kali ke tubuh anaknya. Dia lalu menelepon ayah korban, mengabarkan peristiwa itu.

SAMPIT, BUKAMATA - Sabtu, 25 April 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 10.45 WIB. Telepon pria itu berdering. Dari seberang terdengar suara N, istrinya.

Sang istri menelepon dari mess karyawan sebuah perkebunan kelapa sawit di Desa Wono Sari, Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Halo, ada apa bu," tanya pria itu.

"Saya sudah bunuh anak kita," ujar N sambil menggenggam pisau berdarah.

Pisau itu baru saja dia hujamkan ke tubuh anaknya yang berusia 2 tahun 11 bulan.

Pisau itu masih sia genggam saat suaminya tiba di rumah. Sang suami menemui sang istri duduk di ruang tamu dan sedang memegang pisau. Ayah korban kemudian langsung masuk ke dalam kamar dan mendapati sang anak sudah berlumuran darah.

Ketika kembali ke ruang tamu, sang istri langsung berkata bahwa anaknya sudah dihabisi. Sehingga tinggal dirinya saja yang akan segera bunuh diri.

Mendengar hal tersebut, sang suami langsung berusaha merebut pisau yang ada di tangan pelaku dan menarik istrinya keluar, sambil minta tolong kepada warga sekitar.

Melihat hal itu, warga pun langsung menangkap pelaku pembunuhan tersebut. Sedangkan sang suami bergegas membawa sang anak ke klinik, berharap nyawa korban bisa diselamatkan.

Karena luka yang diderita sangat parah, sehingga nyawa korban tidak dapat terselamatkan. Belum diketahui apa motif pelaku membunuh anak kandungnya sendiri.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2020) membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pelakunya sudah ditangkap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ibu bunuh anak

Berita Populer