ENREKANG, BUKAMATA - Pasien positif Covid-19 di Enrekan, Sulsel, bertambah. Seorang pria berusia 30 tahun, menambah angka Covid-19 positif di Enrekang jadi dua.
Itu dijelaskan Jubir Pusat Data Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Enrekang, Sutrisno. Pasien kedua ini kata Sutrisno, warga Kecamatan Baraka.
Sutrisno menambahkan, dari hasil tracking, kemungkinan pasien terjangkit dari daerah yang dilewatinya saat mengemudikan mobilnya rute Enrekang-Makassar.
"Kemungkinan tertular di daerah terjangkit," sebutnya.
Awalnya kata Kadis Kesehatan Enrekang itu bilang, pasien sempat berobat ke salah satu puskesmas dengan keluhan batuk darah. Pasien itu lalu dirujuk ke RSU Masenrempulu dan sempat pulang ke rumahnya setelah sehari dirawat inap.
"Empat hari kemudian dirujuk kembali ke RS. Awalnya dari pihak Puskesmas didiagnosa suspect TB, namun setelah dilakukan pemeriksaan langsung dimasukkan ke ruang isolasi dan dinyatakan sebagai PDP COVID-19," ujar Sutrisno.
"Tadi sore keluar hasil swab dari BBLK Makassar dan dinyatakan positif," imbuhnya.
Sutrisno mengatakan dengan adanya dua kasus positif COVID-19 di Kabupaten Enrekang, pihaknya merasa perlu melakukan pembatasan terhadap orang di Kabupaten Enrekang yang keluar-masuk ke daerah terjangkit.
"Ini sudah masuk kategori transmisi lokal. Masyarakat perlu diedukasi untuk berhenti bepergian ke daerah terjangkit," ungkapnya seperti dikutip dari Detik.
Kasua pertama positif COVID-19 di Enrekang, adalah perempuan 70 tahun. Saat ini masih di-tracking riwayat perjalanannya. Dia diketahui pernah melakukan umrah pada Januari lalu.
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Ketentuan Surat Edaran Perjalanan Domestik di Masa Pandemi
-
Resmi, Presiden Jokowi Sampaikan Langsung Pelonggaran Pemakaian Makser