IDI Sebut Sudah Ada 16 Dokter Meninggal karena Corona
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut ada 16 dokter di Indonesia yang meninggal dunia karena virus corona.
BUKAMATA - Ada belasan dokter di Indonesia yang meninggal dunia karena virus corona (Covid-19).

Hal tersebut diungkapkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). "Sekarang sudah 16 yang terkonfirmasi sampai hari ini," ucap Humas IDI Halik Malik, Sabtu (4/4/2020).
Menurut Halik, 16 orang tersebut statusnya adalah pasien positif COVID-19 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Terkait kabar mengenai jumlah dokter yang meninggal mencapai puluhan orang, Halik menjelaskan yang mereka hitung hanya lah dokter di bawah IDI.
Ia memaparkan, ada pula dokter gigi yang meninggal karena corona. Namun, dokter gigi tidak masuk hitungan IDI.
"Iya itu ada dokter gigi juga. kita tidak umumkan yang dokter gigi. Hanya belasungkawa langsung kepada PDGI. (PDGI) mereka juga sudah umumkan," jelas Halik dilansir Kumparan.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengumumkan ada dua dokter meninggal baru-baru ini.
Satu dokter telah terkonfirmasi positif Corona, sementara satu lainnya meninggal dalam status sebagai pasien dalam pemantauan (PDP).
Kedua dokter tersebut adalah Dokter Bernadette Albertine Francisca yang bertugas di RS Awal Bros Makassar, dan Dokter Ketty Herawati Sultana, anggota IDI cabang Tangerang Selatan. Sebelum kedua dokter tersebut sakit, mereka berdua terus aktif berpraktik di rumah sakit masing-masing.
News Feed
GRIB Jaya Sulsel Apresiasi Ditintelkam Polda Sulsel Jaga Kondusivitas Aksi Sumpah Pemuda
31 Oktober 2026 12:23
Shared Heritage: Merawat Jejak Syekh Yusuf sebagai Kekuatan Budaya dan Warisan Peradaban
30 Oktober 2026 21:45
Bupati Luwu Timur: Saya Tidak Akan Biarkan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni
30 Oktober 2026 20:01
