Cara TP PKK Kabupaten Takalar Perangi Virus Corona
Pemberian bahan desinfectan dan hand sanitizer diserahkan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Irma Andriani kepada Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Takalar, Dr. Rahmawati.
TAKALAR - Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar menyerahkan bahan desinfectan dan hand sanitizer kepada elemen masyarakat yang membutuhkan, khususnya di tempat-tempat umum seperti terminal, pasar, angkutan-angkutan umum yang rentan terhadap penularan.

Pemberian bahan desinfectan dan hand sanitizer diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, DR. Hj. Irma Andriani, kepada Plt. Kadis Kesehatan Takalar, Dr. Rahmawati di Gedung PKK Kabupaten Takalar, Jum'at (3/4/2020) siang.
"Karena sudah ada tim pengendalian dan pencegahan Covid-19 yang sifatnya terpadu dibentuk oleh Pemda Takalar, maka kami sebagai lembaga masyarakat menyerahkan desinfektan atau sanitizer ini untuk dipergunakan sebagaimana mestinya," kata Irma.
Kata dia, TP PKK Takalar menaruh harapan besar tim ini bisa fokus pada kerjanya, dan TP PKK organisasi di luar pemda tidak harus bergerak sendiri melainkan melakukan kolaborasi dengan pemda.
"Kita bisa berkontribusi mencegah covid-19 dengan memaksimalkan stay at home, menjaga pola hidup bersih dan sehat, makan makanan yang banyak mengandung vitamin seperti sayur-sayuran dan buah, serta mengingatkan tetangga dan kerabat kita untuk berperan serta mencegah penularan, cukup melalui media sosial, tidak harus bertemu," tambahnya.
"Kita banyak bersabar dulu lah menghadapi kondisi ini. Sebagai muslim, InsyaaAllah cara kita menghadapi pandemi atau wabah penyakit ini sudah mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan para sahabat. Semoga Allah SWT mendatangkan keberkahan dengan kesabaran kita," harap istri dari orang nomor satu di Kabupaten Takalar tersebut.
News Feed
Program B50 Berlaku 1 Juli 2026, Mentan: Harga CPO Dunia Naik Signifikan
21 April 2026 13:24
Menteri ESDM Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Stok Aman
21 April 2026 12:33
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar
21 April 2026 12:11
Berita Populer
21 April 2026 12:33
21 April 2026 12:11
21 April 2026 13:24
21 April 2026 12:07
