MAKASSAR - Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari menegaskan jika 80 pasien positif Covid-19 di Sulsel saat ini tidak ada yang berasal dari cluster Ijtima Ulama Dunia di Gowa.
"Dari 80 kasus positif kita, kami belum dapat cluster dari Ijtima Ulama Dunia di Gowa itu. Begitupula yang ODP maupun PDP, juga belum ada," jelas Ichsan dalam video confetence dengan awak media, Jumat (3/4/2020) malam.
Penegasan tersebut dilontarkan setelah sejumlah peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa dari beberapa provinsi lainnya diklaim tertular Covid-19 pasca mengikuti acara tersebut.
Ichsan berasumsi jika mereka yang positif terinfeksi tersebut kemungkinan besar tidak tertular di lokasi Ijtima Ulama Dunia di Gowa. Melainkan baru tertular saat kembali kedaerahnya masing-masing.
"Itu asumsi saya, yah. Jadi yang positif misalnya dari Papua, Balikpapan, Samarinda dan Mataram itu dugaan saya mereka baru terpapar virus corona ditempat asalnya masing-masing," jelas Ichsan.
"Mungkin di Gowa tidak terinfeksi, tapi mereka mendapatkan virus itu bukan disini. Buktinya belum ada kita dapat yang positif dari cluster itu," tambahnya.
Kasus positif yang ada di Sulsel, kata Ichsan diantaranya berasal dari cluster Kota Raha (Sulawesi Tenggara), Bogor, Jakarta, cluster umrah serta local transmission atau cluster keluarga.
"Dari 80 kasus itu ada juga dari beberapa tenaga medis kita yang positif. Tapi tidak sampai 20 persen jumlahnya. Ada dokter dan perawat, mereka masuk dalam cluster local transmission. Tapi kondisi mereka sudah membaik dan sedang dalam perawatan," demikian Ichsan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Selamat, Andi Muhammad Sardi Kembali Pimpin IJTI Pengda Sulsel
-
Di Hadapan Kader Muda Muhammadiyah, IAS: Latihan Kepekaan Sosial Lewat Organisasi
-
Sektor Transportasi Menjadi Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Kab. Maros
-
Kemenag: Sulit Ajukan Banding atas Vonis Pelecehan Seksual Jamah Haji Sulsel
-
Adila Irvan Siap Wakili Sulsel di Ajang Putri Indonesia 2022