MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sepakat mengalihkan lokasi pemakaman jenazah pasien Covid-19.
Jika dulunya pemakaman jenazah Covid-19 di Sulsel dipusatkan di Sudiang, kali ini dipindahkan ke Samata, Kabupaten Gowa.
"Jadi pemakaman jenazah bukan lagi di Sudiang atau Antang, tapi kita alihkan ke Samata. Kami sudah dapat perintah langsung dari Bapak Gubernur," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Sulsel, Mujiono dalam video conference dengan awak media, Rabu (1/4/2020) malam.
Lahan pemakaman yang disiapkan di Samata tersebut, kata Mujiono, merupakan tanah milik Pemprov Sulsel. Luasnya 1,4 hektare.
"Lokasinya sangat luas. Sangat aman dan sehat dari sisi apa saja. Kita akan segera menurunkan ekskavator untuk menata lokasi tersebut," tambahnya.
Menurut Mujiono, lokasi pemakaman tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua wilayah, yakni pemakaman pasien Covid-19 yang beragama Nasrani dan yang beragama Islam.
"Ada khusus wilayah pemakaman kaum Nasrani dan pemakaman Muslim. Kita sudah koordinasi dengan TNI dan Polri. Petugas akan stand by di sana selama 1x24 jam. Pengamanan berlapis. Semoga kita semua bisa bersinergi dalam mengemban tugas ini," demikian Mujiono.
BERITA TERKAIT
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Ketentuan Surat Edaran Perjalanan Domestik di Masa Pandemi
-
Resmi, Presiden Jokowi Sampaikan Langsung Pelonggaran Pemakaian Makser