MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah diharapkan mengambil kebijakan yang tidak populer guna merespons situasi darurat akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
Hal tersebut dilontarkan oleh pengamat kebijakan publik, Yusran Sofyan. Menurut kandidat Doktor bidang Ilmu Administrasi Publik ini, Nurdin Abdullah perlu mempertimbangkan langkah-langkah yang berani dalam situasi darurat seperti ini.
"Imbauan merumahkan warga atau dikenal dengan istilah social distancing itu tidak efektif. Banyak warga kita yang tidak memiliki kesiapan secara ekonomi atau termasuk kategori rentan. Hal ini, harus jadi perhatian bersama," katanya, Senin (30/3/2020).
Ia juga meminta Nurdin Abdullah untuk mengalihkan anggaran pembangunan fisik demi membantu keringanan warga miskin dalam situasi darurat Virus Corona (Covid-19) ini.
Senada dengan itu, anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Luthfi Andi Mutty juga mengusulkan hal yang sama.
Menurut Lutfy, Pemprov Sulsel sudah harus menyiapkan langkah-langkah ‘radikal’ dengan berencana menghentikan semua tender pembangunan fisik yang tidak masuk dalam skala prioritas.
Selanjutnya, kata Lutfy, dananya atau anggarannya dialihkan untuk membantu penduduk atau masyarakat miskin dan rentan miskin yang ada di wilayah Sulsel.
”Datanya sudah ada dalam database. Dalam situasi darurat diperlukan tindakan dan langkah-langkah seperti ini. Saya menilai situasi sekarang ini tidak bisa lagi ditangani secara business as usual. Perlu ada rencana luar biasa menghadapinya,” tegas mantan dosen IPDN Jatinangor itu.
Lutfi menyebut, dalam situasi dan kondisi seperti saat ini, gubernur tidak bisa dibiarkan bekerja sendiri, harus diberikan masukan dalam rangka membuat micro policy.
"Perlu ada rencana luar biasa menghadapi pencegahan dan penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan," demikian Lutfy.
Diketahui, hingga Senin (30/3/2020) sore, jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Sulsel sudah menembus angka 50 orang.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Selamat, Andi Muhammad Sardi Kembali Pimpin IJTI Pengda Sulsel
-
Di Hadapan Kader Muda Muhammadiyah, IAS: Latihan Kepekaan Sosial Lewat Organisasi
-
Sektor Transportasi Menjadi Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Kab. Maros
-
Kemenag: Sulit Ajukan Banding atas Vonis Pelecehan Seksual Jamah Haji Sulsel
-
Adila Irvan Siap Wakili Sulsel di Ajang Putri Indonesia 2022