Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 26 Maret 2020 14:26

Ilustrasi
Ilustrasi

Bocah Ini Kejar Orang yang Bawa Motornya, Ternyata Itu Perampok yang Bunuh Ibunya

Perampok menyatroni sebuah rumah di Muaraenim. Saat itu Eliana sedang sendirian. Anaknya sekolah dan suaminya kerja. Eliana diikat lalu dibunuh.

PALEMBANG, BUKAMATA - Sabtu, 21 Maret 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIb. Siang itu, bocah tersebut baru saja pulang dari sekolah. Seperti ada yang membisik ke telinganya, bocah itu diminta lewat belakang masuk rumah.

Saat itu dia melihat rumahnya di Desa Hidup Baru, Muaraenim, Sumatera Selatan berantakan. Ibunya, Eliana (47), tak terlihat. Dia melihat sepeda motor kesayangannya raib.

Dia lalu keluar. Sekelebat, ada sua orang menunggangi motornya, menggenjot gas. Bocah itu berlari ke tetangga, meminta tolong agar mengejar orang yang membawa lari sepeda motornya, namun, tak terkejar. Bocah itu lalu ke rumah neneknya.

Di tempat berbeda, di belakang rumah sang bocah, pamannya Hairul Saleh lewat. Dia mendapati tubuh kakaknya, Eliana terikat. Mulutnya tersumpal. Sudah tak bernyawa. Asa luka sayatan di lehernya.

Hairul segera berteriak minta tolong. Warga pun berdatangan. Hairul langsung melaporkan hal itu kepada Kepala Desa Hidup Baru Antoni.

Hairul sendiri ke rumah orang tuanya, memberitahukan peristiwa itu. Di sana dia bertemu kemenakannya, yang menangis kehilangan motor.

Hairul lalu menghubungi kakak iparnya, Andi (51). Mengabarkan kalau rumahnya baru saja dirampok. Saat Andi menanyakan kabar istrinya, Hairul bungkam.

Dilansir dari Tribun Sumsel, Andi (51), suami korban mengaku tak mempunyai firasat apapun bahwa istrinya akan mengalami hal tersebut.

"Waktu kejadian saya sedang kerja, terakhir bertemu istri saya jam 04.00 Wib sebelum kejadian, saya kerja pulang pergi dan sekitar 1 jam dari rumah," ujarnya.

"Pagi itu saya ditelepon oleh adek ipar saya, dan bilang bahwa rumah saya kebobolan, saya tanya kondisi istri saya tapi tidak dijawab dan tidak cuma adek ipar yang telpon, tetangga lain juga telepon, dari situlah firasat saya sudah gak enak," katanya.

Dia mengatakan, putranya sempat mengejar perampok. Pasalnya sepeda motor itu baru empat bulan dibeli. Motor kesayangan anaknya. Andi tak diperkenankan melihat jasad istrinya.

Terpisah Kapolres Muaraenim AKBP Donni Eka Syaputra mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengantongi identitas pelaku.

"Modus murni perampokan. Doakan cepat tertangkap ya," terang Donni.

Lebih lanjut ia mengatakan jika aksi tersebut diduga dilakukan dua orang.

"Pelakunya sudah ada titik terangnya, diduga murni pencurian," pungkasnya.

#Pembunuhan

Berita Populer