Redaksi
Redaksi

Senin, 16 Maret 2020 15:20

Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal
Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal

Polisi Benarkan Aparat Gabungan Tembak Mati 4 OPM

Polisi membenarkan, ada empat anggota OPM ditembak mati. Itu setelah kontak senjata di Tembagapura.

PAPUA, BUKAMATA - Lekagak Telenggen mengumumkan, empat anggotanya tewas tertembus peluru tim gabungan TNI-Polri. Komandan Organisasi Papua Merdeka-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (OPM-TPNPB) itu, juga menyebutkan ada dua orang terluka.

Itu dibenarkan Humas Polda Papua. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, keempatnya tewas ditembak setelah terjadi baku tembak antara aparat dengan OPM di Kali Bua, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu, 15 Maret 2020.

Menurut Kombes Ahmad Musthofa Kamal, kontak tembak ini terjadi dua hari, Sabtu dan Minggu. Aparat lalu mengamankan 3 pucuk senjata laras panjang serta beberapa senjata tajam milik OPM.

Ketiga senjata laras panjang yang berhasil diamankan itu, adalah AR 15 yang dirampas OPM dari Polsek Pirime pada November 2012, AK 47 yang dirampas OPM dari Pos Kulirik Puncak Jaya pada Januari 2014. Dan satu senjata Thompson.

Keempat anggota OPM yang ditembak mati itu adalah, Pentium Mudah Waker (45), Moni Waker (30), Lani Magai (30), dan seorang perempuan bernama Lera Magai (28). Petugas juga menyita senjata tajam berupa 3 buah busur panah, 5 buah anak panah, dan sebuah kapak.

"Anggota kami akan terus melakukan penegakan hukum terhadap anggota KKB (OPM) yang meresahkan warga," ujarnya.

Pasca kejadian tersebut, saat ini situasi keamanan di Distrik Tembagapura aman dan kondusif.

Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw memberikan apresiasi kepada personel, yang berhasil melumpuhkan dan mengamankan senjata api serta senjata tajam dari tangan OPM.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Papua #OPM #KKB