Redaksi : Minggu, 25 Oktober 2026 20:42

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Keributan yang melibatkan sekelompok orang yang diduga geng motor berujung pada pembakaran satu unit sepeda motor Yamaha Aerox oleh warga di Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (25/10/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.10 WITA di kawasan Lorong 1, Jalan Gunung Bawakaraeng. Keributan diduga dipicu aksi sekelompok orang yang melempari permukiman warga menggunakan batu dan menyalakan petasan ke arah lorong.

Aksi tersebut memancing kemarahan warga hingga berujung perlawanan. Kelompok yang diduga merupakan anggota geng motor itu kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Ahmad, mengatakan keterangan awal dari saksi menyebutkan bahwa kelompok tersebut lebih dahulu melakukan pelemparan batu dan menyalakan petasan ke arah permukiman.

“Menurut keterangan saksi, awalnya sekelompok geng motor melakukan pelemparan batu dan meledakkan petasan ke dalam lorong. Kemudian warga setempat melakukan perlawanan,” kata Jaffar dalam keterangannya.

Motor Tertinggal Saat Kelompok Melarikan Diri

Di tengah keributan, satu unit sepeda motor Yamaha Aerox berwarna biru kehijauan yang digunakan kelompok tersebut terjatuh dan tertinggal di lokasi.

Warga yang tersulut emosi kemudian membakar kendaraan tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, pemilik sepeda motor meninggalkan kendaraannya saat kejadian berlangsung.

Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pemilik kendaraan maupun kepastian keterlibatannya dalam keributan yang terjadi.

Polisi Turun Tangan, Situasi Kembali Kondusif

Mendapat laporan mengenai pembakaran sepeda motor, personel operasional Polsek Makassar segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas melakukan penanganan di lokasi guna memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah keributan meluas.

Sekitar pukul 04.50 WITA, kondisi di sekitar Jalan Gunung Bawakaraeng, khususnya kawasan Lorong 1, dilaporkan kembali aman dan kondusif.

Meski situasi telah terkendali, identitas kelompok yang diduga terlibat maupun pemilik sepeda motor yang dibakar masih belum diketahui secara pasti berdasarkan informasi yang tersedia.

Peristiwa ini menjadi perhatian terkait keamanan lingkungan permukiman, terutama setelah adanya laporan dugaan pelemparan batu dan penggunaan petasan yang memicu reaksi warga.

Kepastian mengenai pihak-pihak yang terlibat serta kronologi lengkap kejadian masih memerlukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut oleh kepolisian.