Redaksi
Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 11:54

Foto: Serangan Houthi (via REUTERS/Houthi Military Media)
Foto: Serangan Houthi (via REUTERS/Houthi Military Media)

Houthi Klaim Serang Pusat Operasi Militer Saudi di Istana Yaman, Korban Berjatuhan

Serangan rudal Houthi mengguncang kompleks Istana Al-Maashiq di Aden, Yaman. Pemerintah melaporkan lima orang tewas dan 16 lainnya terluka.

ADEN, BUKAMATANEWS — Situasi keamanan di Yaman kembali memanas setelah serangan rudal kelompok Houthi mengguncang kompleks Istana Al-Maashiq di Kota Aden, Kamis (15/10/2026). Sedikitnya enam ledakan dilaporkan terdengar di sekitar kompleks yang menjadi pusat pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional tersebut.

Serangan itu menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, di tengah meningkatnya bentrokan antara kelompok Houthi dan pihak-pihak yang mendukung pemerintah Yaman.

Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka menyatakan sasaran serangan adalah pusat operasi militer yang dijalankan oleh perwira Arab Saudi serta gudang persenjataan di dalam kompleks istana.

Mengutip laporan Reuters, Menteri Informasi Yaman Moammar al-Eryani mengatakan kelompok Houthi menembakkan lima rudal ke kompleks istana. Perdana Menteri Yaman dan sejumlah anggota kabinet yang berada di lokasi dilaporkan selamat.

Korban Jiwa Berjatuhan

Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Pemerintah Yaman, melalui Menteri Kesehatan Qasim Buhaibeh, melaporkan lima orang tewas dan 16 lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, laporan awal Associated Press menyebut sedikitnya dua orang tewas dan enam lainnya terluka. Perbedaan angka tersebut mencerminkan laporan yang berkembang pada tahap awal setelah serangan.

Sejumlah saksi melaporkan suara ledakan keras di sekitar kompleks istana. Ledakan terdengar di kawasan perbukitan dekat bangunan utama serta di sekitar gerbang keamanan.

Serangan itu juga memicu kepanikan warga. Sejumlah penduduk dilaporkan meninggalkan kawasan sekitar lokasi ketika ledakan terjadi.

Houthi Sebut Sasar Pusat Operasi Militer Saudi

Kelompok Houthi menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari operasi mereka untuk menargetkan keberadaan militer Arab Saudi di Yaman.

Kelompok yang bersekutu dengan Iran itu mengklaim fasilitas yang diserang merupakan pusat operasi militer Saudi dan tempat penyimpanan senjata. Namun, klaim mengenai sasaran tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Kompleks Istana Al-Maashiq merupakan salah satu pusat pemerintahan utama di Aden, kota pelabuhan di Yaman selatan yang menjadi ibu kota sementara bagi pemerintahan yang diakui secara internasional.

Serangan langsung ke kompleks tersebut menjadi perkembangan penting dalam konflik yang kembali meningkat di Yaman.

Konflik Regional Kian Meluas

Serangan di Aden terjadi ketika ketegangan antara kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi semakin meningkat. Koalisi tersebut sebelumnya juga melaporkan adanya upaya serangan Houthi terhadap sejumlah fasilitas di wilayah Arab Saudi.

Perkembangan ini menambah kekhawatiran terhadap meluasnya konflik di Timur Tengah, terutama karena ketegangan regional turut melibatkan kepentingan militer dan keamanan sejumlah negara.

Meski demikian, perkembangan situasi di Yaman masih bergantung pada dinamika operasi militer dan respons pihak-pihak yang terlibat.

Serangan terhadap kompleks Istana Al-Maashiq memperlihatkan bahwa pusat pemerintahan di Aden pun menghadapi ancaman keamanan di tengah konflik yang kembali memanas. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Houthi #Yaman #Arab Saudi