Redaksi : Senin, 12 Oktober 2026 19:40

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi semakin beragam. Sebagian pelanggan membutuhkan perjalanan yang dapat dipesan jauh-jauh hari, sementara lainnya mengutamakan fleksibilitas, pilihan kendaraan, hingga kemudahan mengatur perjalanan menuju bandara.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bluebird Group terus mengembangkan aplikasi MyBluebird sebagai akses digital yang menghubungkan pelanggan dengan beragam layanan mobilitas dalam satu aplikasi.

Melalui kampanye “MyBluebird, My Way”, perusahaan ingin memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk memilih layanan perjalanan sesuai kebutuhan, preferensi, dan aktivitas sehari-hari.

Perubahan perilaku konsumen turut mendorong pengembangan layanan yang semakin personal. Studi yang dikutip Bluebird menunjukkan bahwa 84 persen konsumen Indonesia memilih penawaran yang dipersonalisasi (personalized offers), sementara 65 persen memilih menerima penawaran tersebut melalui aplikasi seluler.

Sejalan dengan tren tersebut, MyBluebird kini berkontribusi lebih dari 40 persen terhadap total pemesanan Bluebird melalui seluruh kanal.

Capaian itu menunjukkan semakin besarnya peran kanal digital dalam menghubungkan pelanggan dengan layanan transportasi, sekaligus menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan pengalaman mobilitas yang lebih praktis dan fleksibel.

Lima Dekade Beradaptasi dengan Kebutuhan Mobilitas

Selama lebih dari lima dekade, Bluebird Group terus beradaptasi mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat. Berawal dari layanan taksi, perusahaan memperluas ekosistem bisnisnya ke berbagai kebutuhan mobilitas, termasuk penyewaan kendaraan hingga layanan pengiriman barang.

Transformasi tersebut juga berjalan seiring dengan perkembangan teknologi digital.

Pada 2011, Bluebird Group memperkenalkan Taxi Mobile Reservation, layanan reservasi taksi melalui perangkat BlackBerry yang menjadi salah satu langkah awal perusahaan dalam menghadirkan kemudahan pemesanan secara digital.

Perkembangan itu berlanjut melalui aplikasi MyBluebird. Jika sebelumnya berfungsi sebagai kanal pemesanan taksi, kini aplikasi tersebut dikembangkan menjadi akses digital untuk berbagai pilihan layanan mobilitas.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan teknologi menjadi sarana bagi perusahaan untuk mengikuti perubahan pola perjalanan masyarakat. Namun, menurutnya, pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan tetap menjadi dasar pengembangan layanan.

“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami. Dengan mendengarkan pelanggan, kami terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas. Sebagai perusahaan mobilitas, Bluebird Group menghadirkan MyBluebird menjadi salah satu kanal digital untuk mengakses dan memesan berbagai pilihan layanan,” kata Andre.

Tiga Inovasi untuk Perjalanan Lebih Fleksibel

Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem digital, MyBluebird menghadirkan tiga pembaruan, yakni fitur Multi-Select, layanan Airport Transfer, serta penyempurnaan fitur Rent.

Ketiga layanan tersebut dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan, baik untuk perjalanan harian, kebutuhan penyewaan kendaraan, maupun perjalanan menuju dan dari bandara.

1. Rent, reservasi sewa mobil dalam satu aplikasi

Fitur Rent menghadirkan pengalaman reservasi yang lebih praktis untuk layanan penyewaan mobil Goldenbird.

Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengeksplorasi pilihan kendaraan, melihat variasi armada dan estimasi biaya, serta melakukan pemesanan sesuai durasi kebutuhan, baik per jam (hourly) maupun harian (daily).

Proses yang terintegrasi dalam satu aplikasi diharapkan memudahkan pelanggan merencanakan perjalanan tanpa harus berpindah kanal layanan.

2. Airport Transfer, perjalanan bandara lebih terencana

Bagi pelanggan yang membutuhkan transportasi menuju atau dari bandara, MyBluebird menghadirkan layanan Airport Transfer dengan pilihan armada Goldenbird yang dapat diakses melalui fitur Ride.

Pelanggan dapat memilih jenis kendaraan sesuai kebutuhan perjalanan. Tarif layanan ini sudah mencakup biaya tol, sehingga pelanggan memiliki gambaran biaya perjalanan yang lebih jelas.

Selain itu, pelanggan dapat menghubungkan pemesanan dengan nomor penerbangan untuk membantu perencanaan perjalanan menuju atau dari bandara menjadi lebih praktis.

3. Multi-Select, lebih banyak pilihan dalam sekali pemesanan

Fitur Multi-Select memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dengan memungkinkan pemilihan lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu kali pemesanan.

Melalui fitur ini, pelanggan memiliki alternatif layanan yang lebih beragam, sementara penugasan penjemputan dilakukan dengan mempertimbangkan armada terdekat dari lokasi pelanggan.

Untuk kebutuhan pengiriman barang, pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan Bluebird Kirim yang tersedia melalui fitur Delivery di aplikasi MyBluebird.

Dengan demikian, aplikasi ini tidak hanya mendukung kebutuhan perjalanan penumpang, tetapi juga memfasilitasi kebutuhan pengiriman barang.

Fitur Pendukung untuk Berbagai Kebutuhan

Selain tiga pembaruan tersebut, MyBluebird dilengkapi sejumlah fitur yang membantu pelanggan mengatur perjalanan sesuai kebutuhan.

Fitur Advance Booking memungkinkan pelanggan memesan perjalanan lebih awal. Sementara itu, Fixed Price memberikan kepastian tarif sesuai ketentuan layanan yang dipilih.

Dari sisi pembayaran, fitur Multi-Payment menyediakan beragam metode transaksi. Ada pula EZPay yang memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran nontunai, termasuk ketika menghentikan taksi langsung dari jalan atau menggunakan taksi dari pangkalan.

Bagi pelanggan yang rutin menggunakan layanan, tersedia pula Subscription, yakni paket perjalanan yang menawarkan pilihan lebih hemat sesuai paket dan ketentuan yang berlaku.

Berbagai fitur tersebut menjadi bagian dari upaya Bluebird Group menghadirkan layanan mobilitas yang tidak hanya mengandalkan kemudahan pemesanan, tetapi juga memberikan keleluasaan bagi pelanggan dalam merencanakan dan menjalani perjalanan.

Andre menegaskan, pengembangan MyBluebird berangkat dari pemahaman bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan mobilitas yang berbeda.

“Pada akhirnya, tidak ada satu cara bergerak yang berlaku bagi semua orang. Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing. Karena mobilitas bukan tentang mengikuti satu cara, tetapi menemukan cara yang paling tepat bagi setiap orang,” tutup Andre.

Melalui kampanye “MyBluebird, My Way”, Bluebird Group menempatkan fleksibilitas dan pilihan layanan sebagai bagian dari pengembangan mobilitas digital. Dengan mengintegrasikan beragam kebutuhan perjalanan dalam satu aplikasi, MyBluebird diarahkan menjadi solusi bagi pelanggan yang menginginkan pengalaman transportasi lebih praktis, terencana, dan sesuai dengan aktivitas masing-masing.