PINRANG, BUKAMATANEWS – Perum BULOG Kantor Cabang (Kancab) Pinrang mencatat realisasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri mencapai 151.450 ton per 7 Oktober 2026. Capaian tersebut setara dengan 137,6 persen dari target tahunan sebesar 110.100 ton.
Realisasi itu menunjukkan kinerja Bulog Pinrang telah melampaui target pengadaan pangan yang ditetapkan untuk 2026. Capaian tersebut juga sejalan dengan realisasi pengadaan gabah dan beras Bulog secara nasional yang telah menembus target 4 juta ton.
Pimpinan Cabang Bulog Pinrang, Faizal Jafar, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil upaya optimalisasi penyerapan produksi pangan dalam negeri sekaligus bentuk dukungan terhadap petani.
“Kinerja tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung penyerapan hasil produksi petani dalam negeri dan memperkuat ketersediaan cadangan pangan pemerintah,” kata Faizal kepada wartawan, Senin (12/10/2026).
Secara nasional, Perum BULOG mencatat realisasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri mencapai 4.104.573 ton per 7 Oktober 2026. Jumlah tersebut setara dengan 102,61 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.
Berdasarkan data yang disampaikan Bulog, realisasi tersebut menjadi capaian pengadaan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
“Penyerapan tersebut mencerminkan upaya mengoptimalkan produksi pangan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan nasional,” ujar Faizal.
Menurutnya, keberhasilan pengadaan di tingkat daerah maupun nasional tidak terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah pusat dan daerah, petani, penyuluh pertanian, TNI dan Polri melalui Tim Jemput Pangan, serta kementerian dan lembaga terkait turut berperan dalam mendukung penyerapan gabah dan beras di lapangan.
Faizal juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus menjaga produktivitas pertanian dan memasok hasil panen untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
Ia menilai sinergi antara petani, Bulog, mitra pengadaan, dan berbagai pihak terkait menjadi faktor penting dalam memastikan hasil panen terserap secara optimal dan dapat dikelola sebagai cadangan pangan pemerintah.
Pengadaan gabah dan beras dalam negeri merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui penyerapan produksi domestik, pemerintah berupaya menjaga ketersediaan stok beras sekaligus meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian nasional.
Faizal menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong terwujudnya swasembada pangan.
Optimalisasi pengadaan dalam negeri juga menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri serta memperkuat kesiapan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, capaian pengadaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Bulog untuk mempertahankan kinerja dan menjalankan penugasan pemerintah secara berkelanjutan.
Bulog Kancab Pinrang berkomitmen melanjutkan penyerapan hasil panen melalui koordinasi dengan petani, pemerintah daerah, dan mitra kerja. Upaya ini diharapkan dapat menjaga konsistensi pengadaan sekaligus mendukung pengelolaan cadangan pangan pemerintah.
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Pinrang Siapkan Layanan Darurat 112, Permudah Warga Akses Bantuan
-
RSUD Lasinrang Tindak Lanjuti Aduan Pelayanan IGD, Evaluasi Petugas dan Perkuat SOP
-
Irwan Hamid Lepas Dokter Internship: Terima Kasih atas Pengabdiannya
-
Dinkes Pinrang Mulai Kampanye GERMAS di Tingkat Kecamatan
-
Pemkab Pinrang dan PT Pos Indonesia Jalin Kerja Sama Tingkatkan Pelayanan Publik