SLEMAN, BUKAMATANEWS — PSS Sleman akhirnya meraih kemenangan perdana pada Super League 2026/2027 setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor telak 3-0 pada pekan keempat. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026), Super Elang Jawa mengakhiri rentetan tiga kekalahan pada awal musim.
Hiromu Tanaka menjadi bintang kemenangan tuan rumah dengan memborong dua gol, masing-masing pada menit ke-34 dan ke-85. Matheus Fornazari kemudian melengkapi kemenangan PSS melalui gol pada menit ke-90+2.
Hasil ini menjadi momentum kebangkitan PSS setelah mengawali kompetisi dengan hasil mengecewakan. Sebelum menghadapi PSM, tim besutan Pieter Huistra tersebut kalah 1-2 dari Bali United, menyerah 1-3 dari Madura United, dan kembali takluk 1-2 saat berhadapan dengan Dewa United.
PSM Makassar berupaya mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Stefan Jevtoski dan Lars Veldwijk sempat mendapatkan peluang pada babak pertama, tetapi belum mampu menembus pertahanan PSS.
Di tengah tekanan tim tamu, PSS justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-34. Hiromu Tanaka mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSM terus berusaha mengejar ketertinggalan. Navarone Chesney Kai Foor, Dusan Lagator, dan Jevtoski kembali mencoba mengancam pertahanan PSS. Namun, sejumlah peluang tersebut belum mampu mengubah kedudukan.
PSS juga beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk memperlebar keunggulan, salah satunya melalui Riko Simanjuntak.
Pelatih PSS Pieter Huistra kemudian memasukkan Kim Jeffrey Kurniawan untuk menggantikan Arda Alfareza pada menit ke-63. Pergantian tersebut menambah opsi permainan bagi tuan rumah.
Upaya PSS membuahkan hasil pada menit ke-85. Tanaka kembali mencetak gol untuk membawa PSS unggul 2-0 sekaligus memperberat langkah PSM untuk mengejar ketertinggalan.
Pada masa tambahan waktu, Matheus Fornazari memastikan kemenangan PSS. Ia mencetak gol ketiga pada menit ke-90+2 setelah menerima assist dari Kim Jeffrey Kurniawan.
Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Tanaka pun menjadi sorotan setelah menyumbangkan dua gol dalam kemenangan penting PSS tersebut.
Huistra Pertahankan Identitas Permainan
Kemenangan atas PSM tidak lepas dari upaya PSS memanfaatkan jeda kompetisi selama tiga pekan untuk membenahi kondisi fisik dan aspek taktik tim.
Menjelang pertandingan, Huistra menegaskan bahwa PSS ingin tetap mempertahankan identitas permainan yang disebutnya sebagai *Sleman Style*, sembari menyesuaikan pendekatan taktik dengan karakter lawan.
“Kami harus bisa beradaptasi dengan lawan, namun juga tentunya tetap berusaha memainkan sepak bola yang kami inginkan. Kami menyebutnya Sleman Style dan ingin menampilkan permainan itu nanti,” kata Huistra dalam keterangannya pada Sabtu.
Huistra juga mengakui PSM bukan lawan yang mudah dikalahkan. Meski demikian, kemenangan menjadi target penting bagi PSS untuk memperbaiki posisi di klasemen.
“Kita tahu PSM bukan tim yang bisa dengan mudah dikalahkan. Namun, jika ingin naik di klasemen, kami harus berusaha meraih kemenangan,” ujarnya.
Tambahan tiga poin membawa PSS mengoleksi tiga poin dan naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara Super League 2026/2027. Sementara itu, PSM Makassar berada di posisi ke-15 dengan dua poin.
Kemenangan ini sekaligus menjadi modal bagi PSS untuk membangun momentum positif setelah tiga kekalahan beruntun pada awal musim.
BERITA TERKAIT
-
Madura United Kokoh di Puncak, PSM Masih Tertahan di Papan Tengah Super League
-
Dua Kali Tertinggal, PSM Makassar Selamat dari Kekalahan Usai Tahan Persita 2-2
-
PSM Makassar Tak Bisa Turunkan Veldwijk dan Aguero, Bulatovic Siap Lawan Arema
-
Arema FC Tak Mau Terkecoh Kekalahan PSM, Marcos Santos Siapkan 3 Skema Hadapi Juku Eja
-
Duel Panas di Parepare, PSM Makassar Tantang Arema FC yang Sedang On Fire