Redaksi
Redaksi

Senin, 05 Oktober 2026 17:32

Fauziah Zulftri, S.Psi., M.M., PCC., Founder Insight Indonesia
Fauziah Zulftri, S.Psi., M.M., PCC., Founder Insight Indonesia

Perempuan Berdarah Luwu Masuk Bursa Ketua ILUNI UI Sulsel, Ini Gagasan Fauziah Zulftri

Fauziah Zulftri muncul dalam bursa Ketua ILUNI UI Sulsel jelang Muswil I pada 17 Oktober 2026. Ia membawa gagasan menjadikan ILUNI sebagai rumah bersama dan ekosistem kolaborasi alumni.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Bursa kepemimpinan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Sulawesi Selatan mulai menarik perhatian menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) I yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada 17 Oktober 2026.

Salah satu nama yang mencuat adalah Fauziah Zulftri, S.Psi., M.M., PCC. Perempuan berdarah Luwu tersebut merupakan alumni Universitas Indonesia dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang korporasi, human capital, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.

Fauziah dikenal sebagai Founder Insight Indonesia, sekaligus Leadership Coach dan Executive Mentor. Pengalaman profesional yang dibangunnya selama puluhan tahun menjadi bagian dari gagasan yang ia tawarkan dalam membangun organisasi alumni di Sulawesi Selatan.

ILUNI UI sendiri merupakan wadah alumni Universitas Indonesia yang telah berdiri sejak 2 Februari 1958. Dalam konteks Muswil I di Sulawesi Selatan, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran dan jejaring alumni UI di daerah.

Bagi Fauziah, organisasi alumni tidak semestinya berhenti pada agenda silaturahmi. Menurutnya, jaringan alumni memiliki potensi untuk menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai latar belakang profesi, generasi, industri, dan disiplin keilmuan.

Dengan basis aktivitas profesional di Makassar dan jejaring yang telah dibangun dari Sulawesi Selatan hingga berbagai wilayah Indonesia, Fauziah membawa pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia profesional serta sekitar satu dekade membangun Insight Indonesia dari kawasan Timur Indonesia.

Kini, pengalaman tersebut diarahkan untuk berkontribusi kembali kepada almamater dan komunitas alumni.

Fauziah menggagas ILUNI UI Sulawesi Selatan sebagai rumah bersama bagi para alumni sekaligus ekosistem kolaborasi yang inklusif, profesional, dan berdampak.

Gagasan tersebut diarahkan untuk mempertemukan kekuatan alumni senior dan generasi muda, memperluas jejaring lintas sektor, serta mengubah hubungan ant alumni menjadi kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata.

Menurut Fauziah, setiap alumni memiliki cerita dan pengalaman yang berbeda. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, perjalanan karier, hingga jaringan profesional yang dibangun selama bertahun-tahun merupakan modal yang dapat dibagikan kepada sesama alumni maupun generasi berikutnya.

Ia melihat kekuatan tersebut akan memberikan dampak lebih besar apabila tidak berjalan sendiri-sendiri.

"Dari alumni, karena kekuatan terbesar sebuah almamater ada pada orang-orangnya. Di antara kita ada profesional, wirausahawan, pendidik, peneliti, dan pegiat sosial yang sudah membuktikan diri di bidang masing-masing. Pengalaman mereka adalah sumber belajar yang nyata bagi adik-adik yang baru memulai."

Bagi Fauziah, kolaborasi juga menjadi kunci agar jejaring alumni tidak berhenti sebagai hubungan sosial.

"Bersama alumni, karena tidak ada langkah besar yang berhasil dilakukan sendirian. Saat kita saling terhubung lewat mentoring, berbagi peluang kerja, kolaborasi usaha, atau aksi sosial bersama, satu kebaikan kecil berubah menjadi gerakan. Persaudaraan sesama alumni bukan sekadar nostalgia, tetapi modal sosial yang bisa menggerakkan perubahan."

Gagasan yang dibawa Fauziah bertumpu pada satu prinsip: dari alumni, bersama alumni, untuk memberi dampak yang lebih besar.

Ia menilai keberadaan organisasi alumni seharusnya tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau kuatnya jaringan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan anggota dan masyarakat.

"Untuk dampak yang lebih besar, karena tujuan akhirnya bukan reuni atau nama besar, melainkan manfaat nyata: membuka akses pendidikan bagi yang membutuhkan, memperkuat kesiapan kerja lulusan baru, dan membantu masyarakat sekitar bertumbuh. Dari alumni, kembali untuk bangsa."

Melalui gagasan tersebut, Fauziah mendorong agar ILUNI UI Sulawesi Selatan menjadi ruang yang mempertemukan pengalaman dan energi lintas generasi.

Alumni senior dapat berbagi pengalaman dan jejaring, sementara alumni muda memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan, membangun koneksi, serta mengambil peran dalam berbagai program kolaboratif.

Konsep tersebut juga membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pengembangan karier, kewirausahaan, kepemimpinan, hingga kegiatan sosial.

Bagi Fauziah, jejaring alumni pada akhirnya bukan sekadar kumpulan individu yang pernah menempuh pendidikan di almamater yang sama. Jika dikelola secara terarah, jejaring tersebut dapat menjadi modal sosial untuk menciptakan kontribusi yang lebih luas.

Muswil I ILUNI UI Sulawesi Selatan pada 17 Oktober 2026 selanjutnya akan menjadi momentum penting bagi para alumni UI di Sulsel dalam menentukan arah organisasi ke depan, termasuk memilih kepemimpinan dan merumuskan agenda kerja yang akan dijalankan.

Di tengah momentum tersebut, kemunculan Fauziah Zulftri menambah dinamika bursa kepemimpinan ILUNI UI Sulawesi Selatan dengan membawa latar belakang profesional serta gagasan mengenai organisasi alumni yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Founder Insight Indonesia

Berita Populer