Redaksi : Selasa, 29 September 2026 14:48

PAREPARE, BUKAMATANEWS — Pembangunan Kampung Nelayan Cempae di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, membawa harapan baru bagi masyarakat pesisir. Kehadiran kawasan yang dikembangkan di sekitar Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Cempae tersebut diharapkan mampu mempermudah akses fasilitas bagi nelayan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan mereka.

Harapan itu disambut positif warga setempat. Mereka menilai pembangunan Kampung Nelayan menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat pesisir, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mempermudah akses terhadap berbagai fasilitas.

Salah seorang warga Cempae, Abduh, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pembangunan kawasan tersebut. Ia berharap keberadaan Kampung Nelayan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami bersyukur dengan adanya pembangunan Kampung Nelayan ini. Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota. Masyarakat sudah mudah mendapatkan fasilitas lewat Kampung Nelayan ini nantinya,” ungkap Abduh.

Apresiasi warga tersebut disampaikan saat Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Paonganan, S.Si., mengunjungi kawasan Kampung Nelayan Cempae, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Parepare.

Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengatakan pembangunan Kampung Nelayan merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan fasilitas yang dapat menunjang kehidupan masyarakat pesisir.

Menurutnya, pembangunan dan penataan kawasan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.

Keberadaan kawasan ini diharapkan dapat memperluas akses distribusi dan pemasaran hasil laut sehingga produk perikanan masyarakat memiliki peluang pemasaran yang lebih baik.

Tasming juga berharap pengembangan Kampung Nelayan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk membantu menekan angka kemiskinan di kalangan nelayan.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan penataan kawasan yang lebih baik, aktivitas masyarakat di sekitar PPI Cempae diharapkan semakin berkembang.

Selain pembangunan kawasan, Pemerintah Kota Parepare juga menyoroti pentingnya akses jalan untuk menunjang aktivitas masyarakat dan pengunjung yang datang ke kawasan Kampung Nelayan Cempae.

Tasming mengungkapkan, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah provinsi agar jalan provinsi yang menghubungkan kawasan tersebut mendapat perhatian untuk diperbaiki.

Perbaikan infrastruktur jalan dinilai penting untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, termasuk warga yang hendak membeli ikan di kawasan PPI Cempae.

“Ya, kami mengusulkan kepada pihak provinsi agar Jalan Provinsi diperbaiki supaya masyarakat di sana dapat dengan mudah dan nyaman berbelanja ikan di kawasan tersebut,” ujar Tasming.

Usulan tersebut diharapkan dapat mendukung aksesibilitas kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang melakukan aktivitas ekonomi di pusat pelelangan ikan.

Sementara itu, Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Paonganan, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Parepare terhadap masyarakat nelayan.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap progres pembangunan Kampung Nelayan Cempae yang diharapkan mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat pesisir.

Pengembangan kawasan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat dukungan terhadap kehidupan masyarakat nelayan, baik dari sisi fasilitas maupun aktivitas ekonomi.

Ke depan, keberadaan Kampung Nelayan Cempae diharapkan tidak hanya menghadirkan kawasan yang lebih tertata, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.

Bagi warga Cempae, pembangunan ini menjadi harapan agar fasilitas yang lebih memadai dapat mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat pesisir.