Redaksi : Jumat, 18 September 2026 21:23

MAROS, BUKAMATANEWS - Kepemimpinan H.A.S. Chaidir Syam di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros berlanjut. Bupati Maros tersebut kembali dipercaya memimpin PMI Maros untuk masa bakti 2026–2031, sekaligus memasuki periode ketiganya sebagai nakhoda organisasi kemanusiaan itu.

Pelantikan pengurus PMI Kabupaten Maros periode 2026–2031 berlangsung pada Kamis (17/9/2026) dan dihadiri Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan.

Kepengurusan baru PMI Maros diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan kemanusiaan, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan bencana.

Sejumlah tokoh daerah turut masuk dalam jajaran kepengurusan baru. Salah satunya Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muh. Gemilang Pagessa.

Keterlibatan unsur pimpinan daerah tersebut diharapkan memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung berbagai program kemanusiaan di Kabupaten Maros.

Chaidir Syam mengatakan PMI memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran tersebut mencakup kegiatan donor darah, penanganan kebencanaan, pertolongan pertama, hingga berbagai aktivitas sosial kemanusiaan.

Menurutnya, keberhasilan PMI menjalankan misi kemanusiaan tidak terlepas dari dukungan relawan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan regenerasi relawan menjadi salah satu perhatian dalam kepengurusan periode 2026–2031.

“PMI adalah organisasi kemanusiaan yang membutuhkan kebersamaan dan kepedulian banyak pihak. Kita ingin PMI Maros terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Chaidir Syam.

Chaidir juga mendorong semakin banyak generasi muda terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, baik melalui Palang Merah Remaja (PMR) maupun komunitas relawan.

Menurutnya, keterlibatan anak muda tidak hanya penting untuk mendukung kegiatan PMI, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan karakter yang peduli terhadap sesama.

Rangkaian pelantikan turut diisi dengan latihan gabungan yang melibatkan PMR tingkat SMP dan SMA serta sejumlah simpul relawan kemanusiaan.

Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan, kesiapsiagaan, dan koordinasi relawan dalam menghadapi situasi darurat maupun bencana.

Pemerintah Kabupaten Maros juga menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan PMI dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan.

Kolaborasi tersebut akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, komunitas, dunia usaha, relawan, hingga masyarakat.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, PMI Kabupaten Maros diharapkan semakin aktif menjalankan misi kemanusiaan serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan.