Bupati Maros Bidik Lima Besar Porprov Sulsel, Pembinaan 34 Cabor Jadi Modal Besar
Bupati Maros AS Chaidir Syam menargetkan Maros menembus lima besar Porprov Sulsel. Peningkatan jumlah cabor dari 24 menjadi 34 dinilai menjadi modal besar meraih prestasi.
MAROS, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten Maros menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga. Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menargetkan daerah yang dipimpinnya mampu menembus peringkat lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan.

Target tersebut disampaikan Chaidir saat membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Maros 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, target tersebut bukan tanpa dasar. Maros kini memiliki modal yang lebih kuat dibanding pelaksanaan Porprov sebelumnya, ditandai dengan meningkatnya jumlah cabang olahraga yang berhasil lolos ke Porprov.
Empat tahun lalu, Maros hanya meloloskan 24 cabang olahraga. Kini jumlahnya melonjak menjadi 34 cabang olahraga, yang dinilai menjadi indikator positif meningkatnya kualitas pembinaan atlet di daerah.
"Kalau hasil ini bisa dipertahankan, insyaallah Maros bisa masuk lima besar, bahkan tiga besar di Porprov," ujar Chaidir.
Untuk mewujudkan target tersebut, Chaidir menekankan pentingnya kepengurusan KONI Maros yang baru mampu membangun komunikasi dan sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Maros maupun seluruh cabang olahraga.
Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci agar program pembinaan atlet dapat berjalan berkesinambungan dan menghasilkan prestasi yang lebih baik.
"Kita berharap yang memimpin KONI ke depan bisa berkoordinasi dengan baik dengan pemerintah daerah, merangkul seluruh cabang olahraga sehingga apa yang sudah dirintis selama ini bisa terus dilanjutkan," katanya.
Chaidir juga menilai Musorkab bukan sekadar agenda memilih ketua dan kepengurusan baru, tetapi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian organisasi sekaligus menyusun strategi pembinaan olahraga menuju Porprov.
Ia memberikan apresiasi kepada kepengurusan KONI Maros periode Marjan Massere yang dinilai berhasil membawa peningkatan prestasi olahraga daerah melalui pembinaan yang lebih terarah.
"Terima kasih kepada pengurus KONI periode Marjan Massere yang telah membawa KONI semakin baik dan mampu memfasilitasi pembinaan berbagai cabang olahraga di Kabupaten Maros," ungkapnya.
Selain mengejar prestasi, Chaidir mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang akuntabel, khususnya dalam pengelolaan anggaran. Ia menilai investasi di sektor olahraga memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan sumber daya manusia.
"Saya berharap kita saling mengingatkan, terutama dalam masalah anggaran. Membina olahraga sama halnya dengan memperhatikan pendidikan anak-anak kita agar tumbuh sehat, berprestasi, dan membanggakan masyarakat," tuturnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Chaidir memastikan Pemerintah Kabupaten Maros tetap berkomitmen memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet dan pengembangan olahraga prestasi.
Sementara itu, Ketua KONI Maros periode 2022–2026, Marjan Massere, berharap capaian prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada Porprov mendatang.
Ia optimistis peningkatan jumlah cabang olahraga yang lolos ke Porprov menjadi modal penting untuk memperbaiki perolehan medali Maros.
"Di Porprov 2026 kita harus mampu mempertahankan perolehan medali, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. Itu harapan saya kepada seluruh cabang olahraga," ujar Marjan.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Maros yang selama ini dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga. Dukungan tersebut, kata dia, menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah cabang olahraga yang lolos ke Porprov, dari 24 menjadi 34 cabor.
Dengan modal tersebut, Maros optimistis mampu bersaing dengan daerah-daerah kuat di Sulawesi Selatan dan mewujudkan target masuk lima besar klasemen akhir Porprov.
