Redaksi : Selasa, 11 Agustus 2026 17:23

TAKALAR, BUKAMATANEWS - Sebanyak 85 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setelah melewati masa percobaan selama setahun, mereka diminta tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi mampu membawa perubahan di lingkungan kerja masing-masing.

Pengangkatan dan pengambilan sumpah PNS sekaligus pelantikan jabatan fungsional tersebut dilakukan Bupati Takalar, Daeng Manye, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (11/8/2026).

Prosesi ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan PNS yang dilantik. Kegiatan tersebut disaksikan Inspektur Daerah Kabupaten Takalar serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Daeng Manye menyampaikan selamat kepada 85 pegawai yang telah resmi menjadi PNS. Ia menegaskan, perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar perubahan administratif, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai aparatur negara.

“Selamat kepada para PNS yang baru dilantik. Ini adalah fase awal yang baru untuk menapaki dunia birokrasi sebagai PNS. Setahun sudah berlalu dengan status 80 persen, dan hari ini kita sudah mencapai 100 persen atau sudah menjadi PNS,” ujar Daeng Manye.

### Jangan Berhenti pada Rutinitas Birokrasi

Menurut Daeng Manye, selama menjalani masa sebagai CPNS, para pegawai telah mendapatkan pengalaman sekaligus memahami berbagai proses dalam birokrasi.

Pengalaman tersebut, kata dia, harus menjadi modal untuk meningkatkan kualitas kinerja setelah resmi menjadi PNS. Ia meminta para pegawai baru menunjukkan kemampuan terbaik dan tidak terjebak pada pola kerja yang sekadar memenuhi rutinitas.

“Tentu banyak pelajaran yang sudah diambil selama setahun menjadi CPNS dan sudah memahami dunia birokrasi. Setelah berganti status menjadi PNS, harus menunjukkan kinerja yang lebih baik. Tampilkan yang terbaik,” tegasnya.

Daeng Manye kemudian mengibaratkan para PNS baru sebagai “kertas kosong”. Menurutnya, lembaran baru tersebut harus diisi dengan kreativitas, inovasi, integritas, serta kinerja yang mampu memberikan dampak positif bagi organisasi.

Ia juga meminta para pegawai memberikan teladan dalam pelayanan publik, menjaga ketertiban administrasi, dan berani menghadirkan inovasi di unit kerja masing-masing.

“PNS baru ini ibarat kertas kosong yang harus diisi. Isi dengan kreativitas dan kinerja yang membawa perubahan. Berikan contoh yang bagus dalam pelayanan, tertib dalam administrasi, dan hadirkan inovasi yang kreatif di tempat kerja masing-masing. Sehingga keberadaan PNS baru benar-benar memiliki arti. Jadilah agen perubahan,” ungkapnya.

### Diminta Jaga Integritas dan Terus Tingkatkan Kompetensi

Selain menuntut kinerja, Daeng Manye mengingatkan para PNS baru agar menjaga integritas dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.

Ia meminta para pegawai tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang berpotensi merusak citra dan profesionalisme ASN. Sebaliknya, kemampuan harus terus diasah melalui peningkatan kompetensi dan pengalaman.

“Saya berharap PNS baru ini menunjukkan bahwa Anda adalah ASN yang berkualitas dan menjadi agen perubahan. Jangan kecewakan saya, jangan terkontaminasi dengan hal-hal buruk. Tetap tingkatkan skill dan pengalaman agar kemampuan semakin terasa,” ucapnya.

Untuk memastikan pesan tersebut diterapkan dalam pelaksanaan tugas, Daeng Manye meminta Inspektorat Daerah dan BKPSDM Kabupaten Takalar melakukan monitoring dan pembinaan secara berkelanjutan.

Pembinaan terutama diarahkan pada peningkatan kinerja dan pengembangan karier para PNS baru agar mereka dapat tumbuh menjadi aparatur yang profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemerintahan daerah.

Dengan resmi diangkatnya 85 CPNS tersebut, Pemkab Takalar kini memiliki tambahan aparatur yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik. Daeng Manye pun menaruh harapan agar para PNS baru tidak hanya hadir sebagai bagian dari birokrasi, tetapi benar-benar menjadi penggerak perubahan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Takalar.