Redaksi
Redaksi

Selasa, 04 Agustus 2026 10:21

Komisi E DPRD Sulsel Kawal Pembangunan RS Regional Malino, dr. Fadli Ananda: Harus Tepat Waktu dan Layani Masyarakat Pegunungan

Komisi E DPRD Sulsel Kawal Pembangunan RS Regional Malino, dr. Fadli Ananda: Harus Tepat Waktu dan Layani Masyarakat Pegunungan

Komisi E DPRD Sulsel memastikan pembangunan RS Regional Wilayah Selatan di Malino berjalan tepat waktu untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Sekretaris Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, dr. Fadli Ananda, memastikan pihaknya akan mengawal pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan di Kawasan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, agar selesai sesuai target dan segera memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Fadli, proyek strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di wilayah pegunungan yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis.

"Rumah sakit regional ini dibangun di kawasan pegunungan agar masyarakat di Gowa, termasuk warga Sinjai dan Bulukumba yang berbatasan langsung dengan wilayah tersebut, memiliki akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat. Insya Allah, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan rujukan," ujar dr. Fadli Ananda di Makassar.

Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang kesehatan, Komisi E DPRD Sulsel, kata Fadli, akan menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan rumah sakit berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas pekerjaan, pemanfaatan anggaran, maupun target penyelesaiannya.

"Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar sehingga rumah sakit ini bisa mulai beroperasi pada Agustus 2027. Kehadiran rumah sakit ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan," katanya.

RS Regional Wilayah Selatan merupakan bagian dari program Multiyears Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai investasi sekitar Rp161 miliar. Rumah sakit tersebut dirancang sebagai rumah sakit tipe C, namun akan dilengkapi fasilitas kesehatan, peralatan medis modern, serta dukungan tenaga dokter spesialis dengan standar pelayanan setara rumah sakit tipe B.

Keberadaan rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di Kabupaten Gowa, Sinjai, Bulukumba, dan sejumlah daerah di kawasan selatan Sulawesi Selatan sehingga pemerataan akses layanan kesehatan dapat semakin terwujud.

Dukungan terhadap pembangunan RS Regional Wilayah Selatan juga disampaikan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D.

Ia menilai rumah sakit tersebut akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan kuratif dan rehabilitatif bagi masyarakat.

"Pendirian rumah sakit sangat penting untuk pelayanan kuratif dan rehabilitatif. Kehadirannya akan melengkapi sistem pelayanan kesehatan yang selama ini telah berjalan melalui layanan kesehatan primer," ujarnya.

Ansariadi berharap seluruh kajian kebutuhan dan analisis kelayakan pembangunan telah dilakukan secara komprehensif sehingga rumah sakit tersebut benar-benar menjadi solusi atas kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Pembangunan RS Regional Wilayah Selatan ditargetkan rampung pada 2027 dan diharapkan menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan modern yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#dr. Fadly Ananda #RS Regional Malino