Redaksi : Rabu, 29 Juli 2026 15:24
Bupati Maros, Chaidir Syam

MAROS,BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten Maros mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantimurung sebagai upaya memperluas layanan air bersih bagi masyarakat. Melalui program ini, kapasitas produksi IPA Bantimurung ditargetkan meningkat dari 125 liter per detik menjadi 200 liter per detik.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan peningkatan kapasitas tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan air bersih yang terus meningkat, sekaligus memperluas jangkauan layanan ke wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan pasokan.

"Dengan peningkatan kapasitas ini, distribusi air bersih diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya di Kecamatan Bontoa dan sejumlah desa yang masih membutuhkan tambahan pasokan air," ujar Chaidir usai menghadiri rapat paripurna persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Maros, Rabu (29/7/2026).

Menurut Chaidir, pemerintah sebelumnya sempat merencanakan peningkatan kapasitas IPA Bantimurung melalui skema pembiayaan pinjaman. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah dilakukan kajian karena tidak memungkinkan untuk dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai solusi, Pemkab Maros memutuskan membiayai langsung pengadaan peralatan peningkatan kapasitas melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Skema pinjaman tidak dapat dilakukan karena terbentur regulasi. Oleh karena itu, kami memilih menganggarkan langsung pengadaan peralatan agar program ini tetap bisa berjalan," jelasnya.

Chaidir menegaskan, peningkatan kapasitas IPA Bantimurung merupakan salah satu program prioritas dalam memperkuat pelayanan air minum di Kabupaten Maros. Selama ini, keterbatasan kapasitas produksi menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan pelanggan maupun memperluas jaringan layanan ke kawasan yang terus berkembang.

Melalui pengadaan perangkat upgrading, kapasitas produksi air bersih akan bertambah sekitar 75 liter per detik, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kontinuitas distribusi air kepada pelanggan yang telah terlayani sekaligus membuka akses layanan bagi masyarakat di wilayah baru.

Salah satu daerah yang menjadi prioritas adalah Kecamatan Bontoa, yang hingga kini masih membutuhkan tambahan suplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Maros berharap proses pengadaan peralatan dapat segera direalisasikan sehingga peningkatan kapasitas produksi IPA Bantimurung bisa segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Maros dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar, khususnya penyediaan air bersih yang aman, merata, dan berkelanjutan sebagai penunjang kualitas hidup masyarakat.