Jalan Salomatti–Wanuawaru Rampung, Akses Strategis Maros ke Bone, Barru dan Pangkep Kini Makin Lancar
Chaidir menjelaskan, pada pelaksanaan Program IJD 2025, Kabupaten Maros memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp14,9 miliar yang seluruhnya digunakan untuk peningkatan ruas Jalan Salomatti–Wanuawaru.
MAROS, BUKAMATANEWS - Peningkatan ruas Jalan Salomatti–Wanuawaru di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, akhirnya tuntas dikerjakan. Proyek senilai Rp14,9 miliar yang dibangun melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) 2025 itu diharapkan menjadi pengungkit mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian di kawasan timur Maros.

Pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur jalan melalui program IJD mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu proyek yang telah selesai direalisasikan adalah peningkatan Jalan Salomatti–Wanuawaru dengan panjang penanganan mencapai 2 kilometer.
Pekerjaan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan menggunakan anggaran APBN. Seluruh pekerjaan telah rampung pada Maret 2026.
Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan perkerasan beton semen (rigid pavement), pembangunan sistem drainase, serta pemasangan berbagai struktur pengaman jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan ruas Salomatti–Wanuawaru memiliki peran strategis karena menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Maros hingga kabupaten tetangga.
Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik akan memangkas waktu tempuh masyarakat, memperlancar arus barang, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian.
"Ruas Salomatti-Wanuawaru merupakan akses penting bagi masyarakat. Dengan peningkatan jalan ini, mobilitas warga akan lebih lancar, distribusi hasil pertanian lebih cepat, dan tentunya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar Chaidir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran melalui Program Inpres Jalan Daerah untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Maros.
Menurut Chaidir, sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Maros tentu mendukung penuh program ini. Infrastruktur jalan yang baik menjadi salah satu kunci peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Chaidir menjelaskan, pada pelaksanaan Program IJD 2025, Kabupaten Maros memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp14,9 miliar yang seluruhnya digunakan untuk peningkatan ruas Jalan Salomatti–Wanuawaru.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa fungsi jalan tersebut tidak hanya melayani konektivitas antar desa di Kecamatan Mallawa. Ruas ini juga menjadi koridor penting yang menghubungkan Kabupaten Maros dengan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, seperti Kabupaten Bone, Barru, dan Pangkep.
Dengan rampungnya proyek tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin kuat, biaya logistik dapat ditekan, serta akses masyarakat terhadap pusat-pusat ekonomi dan pelayanan publik menjadi lebih cepat dan efisien.
