Bursa Ketua DPD REI Sulsel Mulai Menghangat, Rezza Pratama Said Intensif Lakukan Konsolidasi
Rezza bukan sosok baru di lingkungan REI maupun industri properti. Pria kelahiran Jakarta, 24 Januari 1985, itu tumbuh di keluarga yang telah lama berkecimpung di organisasi
MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Dinamika menjelang pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat yang diperkirakan akan meramaikan bursa pemilihan dalam Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel, salah satunya H. Rezza Pratama Said, S.T.

Dalam beberapa waktu terakhir, Rezza terlihat semakin aktif melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan anggota REI di berbagai daerah. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus menyerap aspirasi menjelang pelaksanaan Musda DPD REI Sulsel.
Rezza bukan sosok baru di lingkungan REI maupun industri properti. Pria kelahiran Jakarta, 24 Januari 1985, itu tumbuh di keluarga yang telah lama berkecimpung di organisasi pengembang perumahan tersebut.
Di dunia usaha, Rezza saat ini memimpin sejumlah perusahaan properti, di antaranya PT Patiarase Putra Property, PT Indoproperti Sukses Gemilang, dan PT Esprezza Putra Agung. Perusahaan-perusahaan tersebut mengembangkan berbagai proyek perumahan komersial maupun subsidi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Selain aktif sebagai pengusaha, Rezza juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai pengurus BPC HIPMI Makassar periode 2010–2013, Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan periode 2020–2025, Ketua Kompartemen Infrastruktur BPP HIPMI periode 2022–2025, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Properti Ramah Lingkungan DPD REI Sulsel periode 2023–2026, pengurus KADIN Sulawesi Selatan, Bendahara Umum Ikatan Sarjana Teknik Perkapalan, serta Ketua IKA SMAN 1 Makassar periode 2019–2024.
Salah satu pengalaman organisasinya yang cukup menonjol adalah saat dipercaya menjadi Ketua Panitia HIPMI Sulsel Expo 2021. Kegiatan tersebut menghadirkan pelaku usaha dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat itu, Sandiaga Uno.
Di sektor properti, sejumlah proyek yang dikembangkan antara lain Villa Racing Center, Grand Areopala, Ville Park Residenza, Rammang Residenza, Ambani Bandara Residenza, Swiss Park Residenza, Villa Mutiara Madinah, serta Griya Esprezza City.
Terbaru, melalui PT Patiarase Putra Property, Rezza mengembangkan kawasan hunian Ambani Bandara Residenza di Kabupaten Maros yang diresmikan oleh Bupati Maros, Chaidir Syam. Proyek tersebut menyasar kebutuhan hunian di kawasan penyangga Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Menanggapi pencalonannya, Rezza mengatakan keinginannya maju sebagai calon Ketua DPD REI Sulsel didorong oleh keinginan untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan peran REI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sektor perumahan.
"REI Sulsel harus menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan hunian yang berkualitas. Saya ingin memperkuat kolaborasi antaranggota, mendorong digitalisasi organisasi, serta membuka lebih banyak peluang usaha bagi seluruh anggota REI," ujar Rezza.
Menurutnya, tantangan industri properti ke depan membutuhkan organisasi yang mampu menjadi wadah kolaborasi, advokasi, sekaligus penggerak pertumbuhan sektor perumahan di Sulawesi Selatan.
Musyawarah Daerah DPD REI Sulsel sendiri akan menjadi forum bagi anggota untuk memilih kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi pada periode mendatang. Sejumlah nama diperkirakan akan ikut bersaing dalam kontestasi tersebut, sementara proses penjaringan calon masih terus berlangsung.
