Terima Kunjungan Pemkot Palu, Sekda Makassar Paparkan Strategi Pengelolaan Kebersihan hingga Peningkatan PAD
Pemkot Palu bahkan menyampaikan minat untuk menjalin kolaborasi dengan Pemkot Makassar, termasuk bertukar pengalaman dalam pengelolaan aset daerah dan pengembangan kawasan perkotaan.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Palu di Ruang Sekda Balai Kota Makassar, Rabu (22/7).

Sekda Makassar Andi Zulkifly menyampaikan pertemuan tersebut menjadi forum berbagi pengalaman terkait tata kelola pemerintahan, mulai dari pengelolaan kebersihan, strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga berbagai program pembangunan yang telah dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sekda Makassar Andi Zulkifly memaparkan sejumlah capaian Pemkot Makassar. Di tengah tantangan fiskal akibat penyesuaian transfer dana dari pemerintah pusat, Kota Makassar tetap mampu menjaga stabilitas keuangan daerah serta mempertahankan pelaksanaan program-program prioritas.
Sejumlah program strategis yang menjadi perhatian, antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik melalui integrasi layanan digital Makassar Super Apps (Lontara Plus), penguatan Universal Health Coverage (UHC), pelaksanaan program Seragam Sekolah Gratis, percepatan pembangunan Stadion Untia, pengembangan investasi daerah, hingga berbagai inovasi yang digagas Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) untuk mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, Pemkot Makassar juga terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui peningkatan pendapatan daerah, optimalisasi pelayanan perpajakan, digitalisasi layanan, serta pengembangan berbagai inovasi di seluruh perangkat daerah.
Menurut Andi Zulkifly, salah satu pembahasam yang menjadi perhatian rombongan Pemkot Palu adalah kewenangan pengelolaan kebersihan di tingkat kecamatan. Ia menjelaskan pola pengelolaan di Kota Makassar memiliki banyak kesamaan dengan Kota Palu.
"Mereka banyak berdiskusi mengenai kewenangan pengelolaan kebersihan di tingkat kecamatan. Ternyata kondisinya hampir sama dengan di Kota Palu, di mana camat memiliki peran dalam menentukan pengelolaan kebersihan, termasuk pengangkutan sampah," ujar Andi Zulkifly.
Selain pengelolaan kebersihan, pembahasan juga berfokus pada strategi Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rombongan Pemkot Palu menggali berbagai langkah yang diterapkan Makassar, termasuk mekanisme pengawasan terhadap pajak daerah.
"Mereka juga ingin mengetahui upaya-upaya yang kami lakukan dalam meningkatkan PAD, termasuk bagaimana membentuk tim untuk memperkuat pengawasan terhadap penerimaan pajak daerah agar potensi pendapatan bisa dioptimalkan," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah juga membahas peluang kerja sama di berbagai sektor sebagai tindak lanjut hubungan antardaerah. Pemkot Palu bahkan menyampaikan minat untuk menjalin kolaborasi dengan Pemkot Makassar, termasuk bertukar pengalaman dalam pengelolaan aset daerah dan pengembangan kawasan perkotaan.
"Ada juga pembahasan mengenai peluang kerja sama antardaerah. Kami tentu menyambut baik keinginan tersebut karena kolaborasi seperti ini akan memberikan manfaat bagi kedua pemerintah daerah," tutur Andi Zulkifly.
Mantan Camat Ujung Pandang itu menambahkan, kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting untuk saling bertukar praktik baik (best practices) dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga berbagai keberhasilan yang telah dicapai masing-masing daerah dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Mereka juga meminta dukungan pembangunan asrama untuk Mahasiswa Palu di Makassar. Ini menjadi kolaborasi kita antar pemerintah," tukasnya. (*)
News Feed
Berita Populer
22 Juli 2026 10:50
22 Juli 2026 11:04
