Redaksi
Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 14:44

Lepas Kontingen Porsenijar, Bupati Takalar Tanamkan Mental Juara dan Bawa Misi Promosi Daerah

Lepas Kontingen Porsenijar, Bupati Takalar Tanamkan Mental Juara dan Bawa Misi Promosi Daerah

Dalam momen tersebut, Bupati Daeng Manye membakar motivasi para peserta dengan memperkenalkan yel-yel khas daerah, “Semangat Pagi, Pagi… Pagi… Pagi… Luar Biasa, Takalar Cepat!”

TAKALAR, BUKAMATANEWS — Bukan sekadar bertanding, kontingen Pekan Olahraga, Seni, Inovasi, dan Pembelajaran (Porsenijar) Kabupaten Takalar diminta membawa semangat juara sekaligus menjadi duta daerah saat berlaga di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, saat melepas secara resmi kontingen Porsenijar Takalar yang akan bertanding di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 1–5 Juli 2026.

Kegiatan pelepasan berlangsung penuh semangat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin sore (29/6/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Dody Rian Saputra, Ketua PGRI Takalar M. Darwis, jajaran pemerintah daerah, para guru, official, serta para atlet dan peserta yang akan membawa nama Takalar di ajang tingkat provinsi.

Dalam momen tersebut, Bupati Daeng Manye membakar motivasi para peserta dengan memperkenalkan yel-yel khas daerah, “Semangat Pagi, Pagi… Pagi… Pagi… Luar Biasa, Takalar Cepat!”

Menurutnya, slogan “Takalar Cepat” bukan hanya sekadar ungkapan, tetapi menjadi nilai yang harus melekat pada karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

“Takalar Cepat berarti cepat berpikir, cepat bertindak, dan cepat menghasilkan karya. Ini harus menjadi budaya kita, termasuk di sekolah-sekolah,” ujar Daeng Manye.

Ia meminta Dinas Pendidikan menjadikan yel-yel tersebut sebagai salam pembuka di lingkungan sekolah agar mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah sejak dini.

“Anak-anak kita harus memiliki karakter, bangga menjadi orang Takalar, menjaga nama baik daerah, serta terus berkarya untuk Takalar, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Bupati menilai keberangkatan kontingen Porsenijar memiliki makna lebih besar dari sekadar kompetisi. Para peserta diharapkan menjadi representasi wajah Takalar yang membawa pesan kemajuan daerah.

Ia meminta seluruh kontingen memperkenalkan potensi Takalar kepada masyarakat luas, mulai dari sektor pendidikan, prestasi generasi muda, hingga kekayaan pariwisata daerah.

“Kalian adalah duta Takalar. Sampaikan bahwa Takalar terus berkembang, memiliki pendidikan yang berprestasi dan destinasi wisata yang tidak kalah menarik,” katanya.

Beberapa potensi wisata yang disebutkan di antaranya Paria Lau, Pulau Sanrobengi, Bendungan Pammukkulu, Puntondo, Topejawa, hingga kawasan Kepulauan Tanakeke.

Menurutnya, geliat promosi daerah yang dilakukan pemerintah mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisata dan perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Daeng Manye juga memberikan tantangan kepada seluruh kontingen untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi mampu membawa pulang prestasi.

Berdasarkan hasil evaluasi, Takalar diprediksi mampu bersaing masuk 10 besar. Namun, Bupati meminta target tersebut ditingkatkan dengan menembus posisi tujuh besar.

“Saya beri target minimal ranking tujuh. Kalau bisa lebih tinggi, enam, lima, bahkan juara. Jangan merasa kalah sebelum bertanding. Kalian datang bukan untuk jalan-jalan, tetapi membawa nama baik Takalar,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekitar 150 atlet dan peserta inti yang berangkat merupakan bagian dari ribuan peserta Porsenijar Takalar yang telah mengikuti proses seleksi sebelumnya.

Karena itu, setiap cabang yang dipertandingkan harus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

“Prestasi bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga mental juara, kekompakan, dan rasa percaya diri. Tampilkan yang terbaik dan buktikan Takalar mampu bersaing,” pungkasnya.

Kontingen Porsenijar Kabupaten Takalar selanjutnya akan mengikuti seluruh rangkaian pertandingan di Kabupaten Sidrap pada 1–5 Juli 2026 dengan membawa harapan besar untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat Sulawesi Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kabupaten Takalar #Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye